Home / Advetorial / Bupati Banyuasin H Askolani Ajak Seluruh Pihak Sinergi Antisipasi Karhutbunlah

Bupati Banyuasin H Askolani Ajak Seluruh Pihak Sinergi Antisipasi Karhutbunlah

Bupati H Askolani saat melakukan peninjauan usai apel kesiapsiagaan penanggulangan Karhutbunlah 2019. (foto-siryanto/koransn.com)

Banyuasin, KoranSN

Ribuan anggota Satuan Tugas (Satgas) penanggulangan Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunlah) Kabupaten Banyuasin menggelar apel kesiapsiagaan personel dan peralatan penanggulangan Karhutbunla tahun 2019.

Apel yang diikuti personil dari TNI, Polri, dan instansi pemerintah terkait serta masyarakat peduli api ini, dipimpin langsung oleh Kapten Inf Suprianto yang bertempat di lapangan Upacara Kantor Bupati Banyuasin, Kamis (11/4/2019).

Juga hadir langsung Bupati Banyuasin H. Askolani, Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Markus Pinem, Dandim Banyuasin 0430, Danramil,Kapolsek,Camat dan Pimpinan Perusahaan di Lingkungan Kabupaten Banyuasin.

Dalam sambutannya, Bupati Banyuasin Askolani mengatakan, jika dirinya mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama bersatu bersinergi mengantisipasi Karhutbunla, dan melakukan patroli secara rutin ke daerah-daerah yang rawan dengan mengerahkan seluruh kekuatan yang ada, mulai dari tingkat desa dan kecamatan serta juga melalui Danramil, Kapolsek, Lurah, Kades, Babinsa, Babinkamtibmas, tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat.

Baca Juga :   Seminar Nasional Warnai Dies Natalis ke-18 Tahun Poltekkes Palembang

“Pentingnya penyampaian informasi yang cepat dalam menanggapi kebakaran hutan, kebun dan lahan sekecil apapun, guna mencegah kebakaran semakin besar,” kata Bupati Banyuasin H Askolani.

Menurut Bupati H Askolani, sementara untuk apel kesiapsiagaan yang digelar bertujuan untuk mengetahui kekuatan personil dan kesiapan sarana prasarana yang ada, serta sebagai upaya untuk pencegahan dini dalam mengantisipasi terjadinya Karhutbunla tahun 2019 di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Hal ini tentunya sejalan dengan arahan Presiden RI pada Rakornas Karhutlah beberapa waktu yang lalu.
Masih dikatakan bupati, kegiatan pencegahan Karhutlah lebih diutamakan di lapangan dalam bentuk sosialisasi, pemberdayaan masyarakat, penguatan kapasitas kelembagaan Desa Peduli Api, pembasahan gambut melalui pembuatan sekat kanal dan embung air.

Baca Juga :   Dua Menteri Kunjungi Pagaralam, Wako Nilai Catat Sejarah Setelah 18 Tahun Berdiri

Lebih jauh Bupati Banyuasin H Askolani mengungkapkan, untuk diketahui bahwa Kebupaten Banyuasin saat ini merupakan salah satu penyumbang terbesar timbulnya bencana kabut asap. Sebagai perbandingan, di tahun 2015 terdapat 15.941 hotspot dan tahun 2016 terdapat 53 hotspot, lalu di tahun 2017 titik api terpantau 33 titik. Sementara ditahun 2018 terdapat 146 titik hotspot yang tersebar di 21 kecamatan di wilayah Kabupaten Banyuasin.

Lanjut Bupati Banyuasin H Askolani, sedangkan tahun 2019 ini upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan dilakukan lebih dini, yakni sejak 1 Maret 2019 pihaknya telah menetapkan status siaga darurat bencana asap kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Banyuasin. (sir/adv)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Membanggakan! Siswa SMAN 3 Kayuagung Kibarkan Bendera di Istana

Dimas Triyono pelajar kelas X SMAN 3 Unggulan Kayuagung sudah membanggakan Kabupaten Ogan Komering Ilir …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.