Bupati Muba DRA Ringankan Beban Hidup Warga di Masa Pandemi Covid-19

Bupati Muba, Dr H Dodi Reza Alex Noerdin menggratiskan biaya listrik PT Muba Electric Power (MEP) kepada masyarakat, tampak bupati ketika meninjau Kantor Pelayanan Administrasi Terpadu. (foto-humas pemkab muba)

PEMIMPIN harus hadir di tengah warga saat situasi susah. Warga tak boleh dibiarkan sendirian mengatasi kondisi wabah pandemik seperti Covid19 sekarang ini.

Kabar gembiranya, warga masyarakat Muba khusus bagi pelanggan listrik PT Muba Electric power (MEP) boleh bernafas sedikit lega. Sebab, pelanggan listrik MEP RI 900 VA dan S2 900 VA bebas pakai dan gratis tagihan selama tiga bulan, yakni Mei hingga Juli 2020. Bukan hanya itu, 32.611 pelanggan PDAM juga dibebaskan tagihan selama tiga bulan.

Bupati Musi Banyuasin, Dr H Dodi Reza Alex Noerdin sengaja memilih hadir di tengah warga dan mengambil sikap ini selama pandemi Covid-19. Dodi menyadari jika beban hidup warga yang semakin berat disaat terjadinya bencana non alam seperti sekarang ini. Selain itu, Bupati Dodi mengajak semua elemen masyarakat untuk bersama-sama mengatasinya.

“Semua kegiatan terbatas akibat dampak pandemi Covid 19. Kegiatan ekonomi sedikit banyak terganggu. Kita gratiskan tagihan rekening listrik MEP sebagai upaya meringankan beban ekonomi masyarakat di tengah menghadapi pandemi Covid-19,” terang Dodi Minggu (10/5/2020).

“Pemkab Muba akan terus berupaya meminimalisir dampak ekonomi masyarakat yang ditimbulkan oleh pandemi wabah Covid-19. Oleh sebab itu, kami Pemkab Muba mengambil kebijakan menggeratiskan biaya tagihan listrik pelanggan PT MEP. Semoga apa yang kita lakukan dapat mengurangi beban masyarakat di tengah pandemi global ini,” tambah Dodi Reza.

Gratis tagihan listrik ini bukan aksi tunggal mengatasi beban ekonomi warga selama wabah corona. Sebelumnya Pemkab Muba juga sudah megeratiskan tagihan air PDAM Tirta Randik selama tiga bulan dari April hingga Juni 2020.

Baca Juga :   Pelantikan Pejabat di Empat Lawang Berjalan Lancar dan Sukses

Terlepas dari kewajiban melayani warga yang diembannya, Bupati Dodi Reza berharap kepada seluruh warga Muba untuk patuh pada aturan Covid-19 yang berlaku.

“Tetap jaga kesehatan, lakukan physikal distancing atau jaga Jarak minimal 1 meter. Keluar rumah wajib pake masker, dan sering cuci tangan. Khusus bagi warga Musi Banyuasin yang merantau di luar kabupaten kita tercinta, tunda dulu mudiknya tahun ini ya. Mari kita bersatu lawan corona, mari bersatu menjaga kesehatan diri sendiri dan keluarga kita sebagai kewajiban kita untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Bumi Serasan Sekate yang kita banggakan ini,” tandas Dodi

Sementara Direktur PT MEP Ir Humaidi Rozali telah mengeluarkan surat edaran 1 Mei 2020 tadi. Edaran telah diumumkan secara terbuka kepada seluruh pelanggan MEP, dimana terdata 45.931 pelanggan listrik MEP RI 900 VA dan S2 900 VA yang gratis tagihan bulanan untuk tahap awal dua bulan (Mei dan Juni 2020).

“Kami siap mendukung kebijakan pemerintah, dan siap membantu Pemkab Muba untuk meringankan beban ekonomi masyarakat Musi Banyuasin,” ungkapnya.

Terkait tunggakan pada bulan sebelumnya, PT MEP meminta pelanggan tetap membayarnya.

“Terkait dengan tagihan tunggakan pada bulan sebelumnya, masyarakat masih diwajibkan untuk membayar. Ini semua kita lakukan demi peningkatan pelayanan dan merupakan kewajiban masyarakat yang juga harus dipenuhi,” pungkasnya.

Selain itu untuk meringankan beban ekonomi masyarakat selama menghadapi pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Muba yang dikomandoi Bupati Dr H Dodi Reza Alex Noerdin dan Wakil Bupati Beni Hernedi juga membuat kebijakan menggratiskan tagihan atau pembayaran air bersih pelanggan PDAM selama tiga bulan.

Bupati Muba, Dr H Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan, kebijakan yang diambilnya tersebut sebagai bentuk kepeduliannya kepada masyarakat akibat wabah Covid-19. PDAM gratis tersebut terhitung dari bulan April sampai ke bulan Juni bagi pelanggan untuk kelompok pelanggan yang diklasifikasi sosial umum, sosial khusus, sekolah, rumah tangga sangat sederhana, rumah tangga sederhana, rumah tangga menengah.

Baca Juga :   Honda Fest Cari_Aman Genio SMA/SMK Yadika Baturaja

Menurut Dodi, ada sebanyak 32.611 pelanggan PDAM Tirta Randik di Kabupaten Musi Banyuasin.

“Covid-19 ini telah berdampak pada menurunnya aktivitas ekonomi di Indonesia bahkan mungkin dunia. Melihat hal ini, Pemerintah Kabupaten Muba memberikan keringanan kepada masyarakat dengan membebaskan tagihan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) mulai April 2020 hingga Juni 2020,” katanya.

Luncurkan Gerakan Berbagi Kebahagiaan Ramadhan Peduli

Sementara itu sebagai bentuk kepeduliannya kepada masayarakat Muba, Bupati Musi Banyuasin, Dr H Dodi Reza Alex Noerdin juga telah meluncurkan Gerakan Berbagi Kebahagiaan Ramadhan Peduli.

“Alhamdulillah, kita sudah melaunchingkan Gerakan Ramadhan Berbagi kepada masyarakat dengan membagikan hidangan berbuka puasa sebanyak 1500 setiap harinya di tiap-tiap kecamatan secara bergiliran. Dan untuk hari pertama ini, kita bagikan hidangan berbuka untuk masyarakat miskin dan masyarakat yang terdampak Covid-19 di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Lais dan Kecamatan Sekayu,” ungkapnya.
Apa yang dilakukan tersebut lanjut DRA, tujuannya adalah agar masyarakat masih bisa merasakan kehadiran pemerintah dan bisa menikmati bulan suci Ramadhan dengan baik dan sempurna.
“Jadi walaupun kita tidak bisa buka bersama, dengan membagikan hidangan berbuka puasa ini kita masih bisa berbuka bersama seperti Ramdhan sebelumnya di rumah masing-masing,” terangnya. (adv/tri)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Wako Prabumulih Tinjau Langsung Rekayasa Lalu Lintas di Pos Perbatasan Jelang PSBB

PEMERINTAH Kota Prabumulih mensosialisasikan rekayasa lalu lintas pelaksanaan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), di sejumlah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.