Home / Gema Sriwijaya / Bupati Muratara Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan GI Muara Rupit

Bupati Muratara Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan GI Muara Rupit

General Menejer PT PLN Wilayah Sumbagsel Dady Murinho sedang menandatangani MoU. (foto-sunardi/koransn.com)

AKHIRNYA harapan masyarakat untuk terang benderang terwujud. Sebab pada hari Rabu (21/2/2018) sekitar pukul 14.00 WIB, peletakan batu pertama pembangunan Gardu Induk (GI) PLN persero 150 Kv Muara Rupit di Desa Lubuk Rumbai Baru Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara, telah dilakukan.

Acara dihadiri langsung Bupati Muratara HM Syarif Hidayat bersama istri, Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro, GM PLN Persero Sumbagsel Dady Murihno, Asisten I Tarmizi, Kemenag Muratara Ikhsan Baijuri, Kepala Badan Kesbangpol Hj Herawati, anggota DPRD Muratara Arjuna dan M Ali dan diikuti sekitar 200 masyarakat.

Baru dua tahun menjabat sebagai Bupati HM Syarif Hidayat dan Wakil Bupati Muratara H Devi Suhartoni sudah mampu menjawab keluhan masyarakat, yang dijadikan visi misinya untuk menciptakan Muratara terang benderang sehingga menjadi Muratara bangkit.

Bupati Muratara dalam sambutannya mengatakan; “hari ini (kemarin) Muratara bangga, karena manager PLN hadir di tengah-tengah masyarakat Muratara. Apa yang ditunggu-tunggu masyarakat Muratara akan terwujud karena hari ini peletakan batu pertama pembangunan GI.”

“Pertengahan tahun 2019 Muratara tidak lagi gelap, jadi saya berharap betul-betul terwujud, Insya Allah 82 desa dan 7 kelurahan di Muratara dapat teraliri listrik sehingga terang,” kata Bupati Muratara H. Syarif Hidayat.

Bupati Muratara HM Syarif Hidayat menyerahkan sertifikat tanah kepada general menejer PT PLN wilayah Sumbagsel Dady Murihno.

Orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan ini berharap tidak ada kejadian kehilangan, jangan sampai aset negara hilang karena ini hak masyarakat. “Jadi, ini semua tanggung jawab kita bersama, jangan sampai kejadian ditempat lain terjadi disini.”

“Pembangunan ini merupakan kebutuhan masyarakat banyak, jadi mari sama-sama kita jaga aset negara ini, jangan sampai hilang seperti yang terjadi di daerah lain,” harapnya.

Sementara, General Mananger (GM) Unit Pembangunan GI Sumbagsel, Ir Dady Murihno MBA dalam sambutannya mengungkapkan rasa terimakasih kepada Pemda Muratara yang sudah merelakan tanahnya untuk pembangunan GI yang memang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan bersama.

Bupati Muratara sedang meletakkan batu pertama pembangunan gardu induk PLN muara rupit.

‘Kami sangat apresiasi kepada Pemda dan masyarakat yang turut membantu dengan menghibahkan tanah demi pembangunam gardu induk di Muara Rupit sehingga listrik di Rupit lebih baik lagi, dan hal positif yang akan dirasakan yakni kesediaan listrik yang lebih handal dan membatu perekonomin,” ungkapnya.

Pembangunan GI ini merupakan langkah untuk memajukan masyarakat Muratara, dan terlihat Pemda bersama masyarakat sangat antusias dengan adanya pembangunan ini.

‘Ini semua kalau tidak dengan rasa kebersamaan dan rela bekorban, maka akan sulit terwujud. Saya yakin pembanguman ini akan selesai di Muratara karena antusias masyarakat sangat luar biasa,” ungkapnya.
Dirinya memperkiraan dana yang digunakan dalam pembangunan GI ini berkisar 200 miliar. Untuk aliran listrik berasal dari Kabupaten Surulangun Jambi.

“Perkiraan kami anggaran yang keluar ya bersisar 200 miliar, dan kami meminta kepada Bupati Muratara ikut berkodinasi dengan Pemda Surulangun,” pungkasnya. (snd)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Disdukcapil Tetap Buka Ketika Hari Pemilihan

PALI, KoranSN Bentuk dukungan terhadap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar secara serentak pada 27 ...

error: Content is protected !!