Home / Dari Desa ke Desa / Bupati PALI Kukuhkan 26 Kades Persiapan

Bupati PALI Kukuhkan 26 Kades Persiapan

Bupati PALI saat mengukuhkan 26 Kades persiapan.(foto-anas/koransn)

PALI, KoranSN

Sebanyak 26 Kepala Desa (Kades) persiapan di Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) kembali dikukuhkan Bupati Ir H Heri Amalindo MM, Selasa (11/6/2019) di aula Sekretariat Daerah (Setda).

Selepas diambil sumpahnya, 26 Kades persiapan diemban menjalankan tugas roda pemerintahan desa dan, sekaligus mempersiapakan desa persiapan untuk dinilai layak sebagai desa definiti.

“Desa Persiapan ini ada yang terbentuk sejak tahun 2015 serta pada tahun 2016 dan 2017. Artinya ada desa persiapan yang telah 4 tahun menjadi desa persiapan. Namun mari kita berdoa agar bersama-sama supaya tahun depan bisa menjadi desa definitif, karena saat ini berkasnya telah di ajukan ke gubernur,” ungkap Bupati.

Meski masih desa persiapan, Bupati menekankan agar kepala desa tetap berbuat demi masyarakat.

“Kepala desa merupakan ujung tombak pemerintahan, jadi bagusnya kabupaten tergantung pada para Kades nya. Untuk itu, jalankan amanah yang diucapkan dalam sumpah, yakni siap mengabdi untuk bangsa dan kesejahteraan rakyat,” tukas Bupati.

Ditempat yang sama, Kades Persiapan Tempirai Barat, Dedi Handayani, menjelaskan, bahwa semua persyaratan dan hal yang menjadi penilaian sudah dipersiapkan sejak jauh hari.

Baca Juga :   Desa Tanjung Agung Bangun Akses Jalan Poros

“Kalau persiapan kita sudah dari awal, dari tahun sebelumnya persiapan kita sudah matang. Kita semua (Desa Perisiapan) siap untuk dilakukan evaluasi, penilaian untuk dijadikan desa definitif, artinya kita memang benar-benar sudah siap,” jelas Dedi Handayani Kades Persiapan Tempirai Barat, yang juga sebagai Ketua Forum Pemerintah Desa Persiapan (FPDP).

Lanjut Dedi, untuk kelangsungan yang diminta pemerintah sebagai syarat dan membantu perkembangan kemajuan desa, persiapanpun sudah dilakukan dari awal desa dibentuk.

“Perkembangan desa sebagai syarat utama, seperti SDM, keamanan dan infrastruktur yang memadai dan pelayanan terhadap masyarakat telah disiapkan sejak awal dibentuknya desa persiapan,” imbuhnya.

Masih dikatakannya, jika dalam penilaian nanti akan ada sejumlah desa persiapan yang dikembalikan ke desa induk, pihaknya melalui FPDP akan memperjuangkan agar ke-26 desa persiapan ini dapat menjadi desa definitif bersama-sama

“Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, artinya kita siap memperjuangkan jika ada desa yang dianggap tidak layak. Karena, menurut kami ke-26 desa persiapan ini memang benar-benar layak untuk di definitifkan, sekarang tinggal hanya menunggu waktunya saja,” pungkasnya.

Baca Juga :   Pembuatan Kartu Kuning di Empat Lawang Meningkat

Sementara itu, A Gani Akhmad selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten PALI membenarkan bahwa berkas 26 desa persiapan sudah diajukan ke gubernur.

“Dalam satu tahun kedepan, 26 desa persiapan bakal dievaluasi. Dimana dalam 6 bulan sekali, kepala desa harus melaporkan kondisi desanya, seperti pertumbuhan penduduk, pertumbuhan ekonomi serta yang lainnya,” ungkap A Gani.

Dalam masa evaluasi diakui A Gani, desa persiapan belum menerima Dana Desa (ADD) tetapi mendapat bantuan dari Kabupaten melalui Alokasi Dana Desa (ADD), serta tahun 2019 ini bakal mendapat bantuan juga dari Pemprov sebesar Rp 50 juta.

“Tetapi bantuan dari provinsi sampai saat ini belum juga belum disalurkan,” tutupnya.

Dalam pelantikan tersebut juga hadir Ketua DPRD PALI Drs Soemarjono, Kejari PALI Hj Yunitha Arifin SH MH, Sekda PALI Syahron Nazil SH, sejumlah SKPD Pemda PALI, Kapolsek Talang Ubi Kompol Okto Iwan Setiawan ST MSi, Danramil Talang Ubi Kapten (inf) Mulyadi, sejumlah tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya. (ans)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Bupati OKI Minta Camat dan Kades Tanggap Karhutla

Kayuagung, KoranSN Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H Iskandar SE melayangkan surat edaran kepada seluruh …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.