Bupati Resah 58 Persen Anak-anak Belum Bisa Baca Alquran

H. Joncik Muhammad. (foto-ist)

Empat Lawang, KoranSN

Berdasarkan data dari hasil survei, ternyata 58 persen anak-anak di Kabupaten Empat Lawang belum bisa membaca Alquran.

Bupati Empat Lawang H. Joncik Muhammad, kaget, dan gelisah ketika dirinya mendapatkan data jika 58 persen anak-anak di Empat Lawang tidak bisa membaca Alquran.

“Saya resah dan gelisah, ketika mendapatkan data ternyata 58 persen anak-anak di Empat Lawang tidak bisa baca Alquran. Padahal, selama ini Empat Lawang terkenal dengan daerah berbasis agama,” kata Joncik, Senin (13/1/2020).

Apalagi kata Joncik, hampir 100 persen penduduk di Kabupaten Empat Lawang ini beragama Islam. Terkait hal ini, ia mengaku sudah memerintahkan Kabag Kesra Empat Lawang untuk memantau TPA-TPA yang ada di Empat Lawang.

Baca Juga :   Awal Tahun 2020, 10 Pejabat OKI Nonjob

“Saya mau anak-anak yang baru masuk sekolah harus bisa baca Alquran, makanya harus digalakkan mulai dari TPA-TPA nya, pak Kesra pantau terus TPA yang ada,” ujarnya.

Dijelaskan Joncik, nantinya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang akan menerbitkan peraturan bupati (Perbup) dan peraturan pemerintah (Perda)-nya, yang mewajibkan anak-anak harus bisa baca Alquran, sebagai salah satu syarat masuk sekolah.

“Nanti kita terbitkan Perbup dan Perdanya, yang mengharuskan anak-anak wajib bisa membaca Alquran ketika hendak masuk sekolah,” ujar Joncik.

Baca Juga :   Ibu dan Anak Kritis Dibacok Begal

Lebih lanjut Joncik ingin membangkitkan kembali syiar-syiar Islam di Kabupaten Empat Lawang, dan menurutnya syiar-syiar Islam itu dimulai dari anak-anak.

“Baik agamanya, baik iman dan taqwanya, maka baik juga Empat Lawang. Kami ingin menanamkan nilai-nilai keagamaan di Empat Lawang dan itu dimulai dari anak-anak,” pungkasnya. (foy)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Bupati OKI, Mahasiswa dan Petani Cari Solusi Konflik Lahan & Bansos Covid-19

Kayuagung, KoranSN Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H Iskandar SE menggelar dialog dengan perwakilan mahasiswa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.