Home / Lacak / Buron Usai Bobol Tempat Kos, Warga Mataram Kertapati Dibekuk

Buron Usai Bobol Tempat Kos, Warga Mataram Kertapati Dibekuk

Tersangka saat digiring unit Tekab 134 menuju Polresta Palembang. (Foto-Deni/Koransn)

 

Palembang, Koran

Kasus bobol tempat kos beberapa waktu lalu menimpah korban Sari Oktavia (21), seorang mahasiswi yang indekos di Jalan Gubernur H Bastari Lorong Bersama No 508 Kelurahan 8 Ulu Kecamatan Jakabaring, Rabu petang (24/10/2017) akhirnya terungkap.

Petugas unit Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 134 Sat Reskrim Polresta Palembang mengungkap kasus ini dengan membekuk tersangka Adi Saputra (18), pemuda pengangguran yang tinggal di Jalan Mataram Jembatan Nibung RT 33 Kelurahan Kemas Rindo Kecamatan Kertapati.

Ketika digiring ke Polresta Palembang tersangka mengaku, aksi bobol tempat kos tersebut dilakukannya lantaran kepepet dana untuk memenuhi hasratnya yang kecanduan judi online.

Diakui tersangka, dalam aksi bobol tersebut ia mengancam korban dengan sebilah pisau yang terlebih dulu dipersiapkannya dari rumah.

Baca Juga :   Terjerat Dugaan Korupsi Lift BPKAD, Oknum PNS Pemkot Palembang Segera Disidangkan

“Waktu itu saya mengambil satu unit HP dan dompet milik korbannya. Memang saat itu, karena tergoda kemolekan tubuh korban saya juga sempat menyuruh korban memenuhi hasrat birahi saya, namun takut korban teriak saya langsung kabur setelah melakukan perampokan,” aku tersangka.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara membenarkan adanya penangkapan tersangka tersebut setelah buron, usai korban ‘SO’ melapor ke Mapolresta Palembang.

Dari pengakuan tersangka, lanjut Kasat, aksi bobol tempat kos yang juga nyaris dibumbui perbuatan asusila tersebut dilakukan tersangka ketika yang bersangkutan butuh dana untuk memenuhi hasratnya akan game online hingga ia mencari-cari kosan sepi untuk dijadikan mangsa. Setelah berkeliling, akhirnya ia memutuskan untuk membobol kediaman Sari Oktavia.

Baca Juga :   Sabu Asal Malaysia Gagal Masuk Palembang

“Tak ada yang dirusak. Ketika itu tersangka masuk melalui pintu belakang. Pintu belakangnya hanya dikaitan saja, jadi tersangka masuk lewat belakang,” katanya.

Masih kata Kasat, baru mengambil HP dan dompet, Adi dikejutkan saat korban terbangun dari tempat tidurnya. Mengetahui hal tersebut, Adi lantas mengancam korban dengan sebilah pisau yang ia bawa. Ia juga sempat menyuruh korban untuk memenuhi hasrat birahinya, setelah itu ia lantas langsung kabur meninggalkan korban di kosannya.

“Belum sempat terjadi sih Pak!, saya langsung kabur. Menurut tersangka aksi ini baru sekali ia lakukan. Semua itu dilakukannya karena tak memiliki uang untuk modal bermain judi online,” ungkapnya.

Atas perbuatannya, diungkapkan Yon, tersangka akan dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan yang ancamannya lima tahun penjara,” tegasnya. (den)


Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Kepergok, Pencuri Gas Elpiji 3 Kg di Lubuklinggau Nyaris Diamuk Massa

Lubuklinggau, KoranSN Kepergok mencuri dua buah tabung gas elpiji ukuran 3 Kg, seorang anak laki-laki ...