Buronan Bobol Rumah Dilumpuhkan Timah Panas

Tersangka pembobol rumah, Wily Yandi saat diekspos ke media oleh Subdit Jatanras Polda Sumsel. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Wily Yandi (24), warga Jalan DI Panjaitan Lorong Cendrawasih Kelurahan Talang Putri Palembang yang merupakan buronan bobol rumah di Desa Tanjung Kukuh Kabupaten OKU keok usai kedua kakinya dilumpuhkan pihak kepolisian Subdit III Jatanras Ditreskimum Polda Sumsel dengan timah panas.

Polisi terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur, lantaran saat dilakukan penangkapan di kawasa Plaju Palembang tersangka melakukan perlawanan dan hendak melarikan diri. Akibatnya, kaki tersangka ditembak petugas kepolisian.

Kasubdit III Jatanras Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara, Rabu (31/10/2018) mengatakan, dalam kasus tersebut ada tiga pelaku yang membobol rumah korban yang juga dijadikan warung, mereka yakni; tersangka Wily Yandi serta tersangka Sendi (30) dan Agung (29), yang keduanya juga merupakan warga Talang Putri Palembang. Sedangkan untuk tersangka Sendi dan Agung telah lebih dulu ditangkap oleh pihak kepolisian Polsek Cempako OKU.

Baca Juga :   Ma’ar Tewas Dikeroyok dan Ditikam Senjata Tajam

“Tersangka Wily selama ini menjadi buronan polisi. Dari penyelidikan yang kami lakukan akhirnya kami mengetahui keberadaan tersangka hingga dilakukan peyergapan dan penangkapan terhadap tersangka Wily,” katanya Yoga saat gelar ungkap kasus di Mapolda Sumsel.

Masih dikatakan Yoga, tersangka Wily bersama dua rekannya Sendi dan Agung melancarkan aksi pencurian di rumah korbannya di Desa Tanjung Kukuh Kabupaten OKU. Dimana dalam aksi tersebut para tersangka berhasil membawa kabur laptop dan satu pak rokok.

“Saat melancarkan pencurian, tersangka Wily ini sempat kepergok korban sehingga tersangka mengancam korban dengan pisau. Setelah itu para pelaku melarikan diri dari lokasi kejadian. Kini tersangka Wily yang selama ini menjadi buronan polisi telah kami tangkap dan diamankan di Polda Sumsel. Atas perbauatannya tersangka dikenakan Pasal 365 KUHP,” tegas Yoga.

Baca Juga :   Polisi Gagal Tangkap Pengedar Narkoba

Sementara tersangka Wily Yandi mengatakan, ia dan dua rekannya datang ke OKU dengan mengendarai mobil yang disewanya. Setiba di lokasi, ia bersama Sendi dan Agung berhasil masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel pintu belakang.

“Ketika berada di dalam rumah yang juga dijadikan warung tersebut, kami mencuri laptop dan sejumlah rokok. Namun saat hendak kabur, aksi kami terlihat oleh korban sehingga saat itu korban saya ancam dengan pisau. Setelah diancam korban ketakutan lalu kami kabur dari lokasi,” tutupnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Polri Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Kebakaran Kejaksaan Agung

Jakarta, KoranSN Tim penyidik gabungan Polri menetapkan delapan orang tersangka, dalam kasus kebakaran Gedung Utama …