Buruh Harian Perkebunan Sawit di OKI Ditemukan Tewas

Ilustrasi. (foto-net)

Kayuagung, KoranSN

Edi Wibowo (31) buruh harian di salah satu perkebunan sawit di kawasan Desa Kemang Indah Kecamatan Mesuji Raya Kabupaten OKI, Senin dini hari (1/7/2019)
ditemukan telah tewas di dalam kebun.

Informasi yang dihimpun di lapangan dan kepolisian menyebutkan, korban meninggalkan rumah pada hari Jumat (28/6/2019) pukul 14 00 WIB, dengan alasan mau mencari burung truok. Setelah 1 X 24 jam ternyata korban tidak juga pulang ke rumahnya.

Keesokan harinya, istri korban bernama Dina melapor ke perusahaan dan keluarga tentang hal ini. Kemudian keluarga dan tetangganya serta seluruh karyawan melakukan pencarian dengan menyisir ke areal kebun plasma. Kemudian sekira pukul 04.00 WIB, salah satu karyawan bernama Sutiono dan enam orang warga lainya menemukan korban.

Baca Juga :   KPK Limpahkan Perkara Dua Penyuap Bupati Kutai Timur untuk Disidangkan

“Saat ditemukan kondisi korban sudah meninggal dunia di petak A Blok 109 kebun sawit yang terletak di Desa Balian Kecamatan Mesuji Raya,” ungkap Kapolres OKI, AKBP Donni Eka S SH SIK didampingi Kapolsek Mesuji Raya Ipda Ilham P SH, kemarin.

Mendapati hal tersebut katanya, warga langsung menghubungi anggota Subsektor Mesuji Raya Bripka Agus Widhi yang merupakan Bhabinkamtibmas Desa Balian.

Dikatakannya, menurut keterangan istri korban maupun teman sesama karyawan kebun, bahwa selama ini korban tidak ada permasalahan dengan orang lain yang dapat menimbulkan kecurigaan penyebab kematian korban. Selain itu,
selama ini korban memang sering mengalami sakit perut yang cukup parah, dan hal itu dibenarkan oleh istri korban bahwa suaminya mengidap sakit maag yang sudah akut.

Baca Juga :   Timsus Polda Sumsel Bekuk Pengedar Sabu

“Barang barang milik korban berupa sepeda motor, bekal makanan dan minuman yang ditemukan di TKP masih lengkap dan tidak ada yang hilang atau rusak,” tambahnya.

Lanjutnya, keluarga korban menolak untuk dilakukan outopsi dan telah mengeluarkan surat pernyataan penolakan untuk tidak dioutopsi. Hal ini karena pihak keluarga meyakini sepenuhnya jika penyebab kematian korban murni karena sakit, bukan akibat dari perbuatan jahat orang lain. (iso)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Telisik Perjalanan Jaksa Pinangki, Kejagung Periksa Pejabat Imigrasi

Jakarta, KoranSN Jaksa penyidik Jampidsus Kejaksaan Agung kembali memeriksa dua saksi dalam perkara dugaan korupsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.