Bus Mudik Lebaran Selundupkan Sabu Asal Medan

Kapolres Banyuasin (dua dari kanan) andri saat menunjukan barang bukti sabu. (foto-siryanto/koransn.com)

Banyuasin,KoranSN
Bus lintas sumatera tujuan Jambi-Palembang dengan plat nomor polisi BK 7169 PY yang mengangkut pemudik lebaran, Kamis (15/6/2017) terpaksa digiring ke Polres Banyuasin lantaran seorang penumpang didalamnya kedapatan membawa 5 paket besar atau 1/2 Kg narkoba jenis sabu.
Kapolres Banyuasin, AKPB Andri Sudarmadi, Senin (19/6/2017) saat gelar perkara barang bukti di Polres Banyuasin mengungkapkan, penyelundupan barang haram tersebut berhasil digagalkan setelah pihaknya melakukan razia dengan menggeledah bus-bus mudik yang melintasi wilayah hukum Polres Banyuasin.
“Ketika menggeledah bus mudik berplat BK 7169 PY tujuan Jambi-Palembang, aparat yang menggelar razia menemukan satu orang penumpang atas nama Idrus (30), warga Merah Mata Kecamatan Banyuasin I yang kedapatan membawa barang haram tersebut,” jelasnya.
Dilanjutkan Kapolres, bus tersebut diberhentikan saat petugas menggelar razia di kawasan Km 42 Kelurahan Kayu Are Kuning. Kecurigaan pada bus tersebut bermula saat petugasmendapatkan informasi yang mengarah jika bus tersebut membawa seorang penumpang yang akan melakukan penyelundupan sabu.

Baca Juga :   Riko Rinaldi Ditemukan Tewas di Lokasi Parkir RM BTJ Banyuasin
Tampak kedua tersangka saat diamankan. (foto-siryanto/koransn.com)

“Sabu tersebut kita temukan di dalam Kabin. Saat Kabin itu kita buka, petugas menemukan bungkusan platik hitam yang berisi 5 paket besar sabu,” ujar Kapolres.
Setelah mengamankan tersangka, lanjut Andri, pihaknya langsung melakukan pengembangan dengan mengecek panggilan daftar-daftar no yang ada di HP tersangka.
“Disana kita menemukan satu no yang selalu menghubungi tersangka. Karena curiga kita lantas memancing nomor tersebut untuk bertemu. Ketika dilokasi penemuan, benar saja nomor tersebut merukan orang yang memesan sabu yang diantarkan tersangka. Akhirnya tersangka kedua atas nama Aris warga Sungai Pinang Banyuasin berhasil kita tangkap,” katanya.
Dari pengakuan tersangka Idrus, jika sabu tersebut ia bawa dari Medan dan rencananya akan diedarkan di Palembang dan Tulung Selapan Kabupaten OKI.
Atas ulahya para tersangka dijerat UU Narkotika dengan ancaman kurungan minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahun penjara .
“Saat ini kita masih memburu satu rekan tersangka yang diduga bandar bandar besar kepemilikan sabu tersebut,” tandasnya. (sir)

Baca Juga :   Kapolda Turunkan Tim Kejar Pelaku Begal
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Konstruksi Perkara Staf Khusus dan Sespri Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan konstruksi perkara Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan …