Cabuli Anak Bawah Umur, Remaja Belasan Tahun Lebaran di Penjara

Ilustrasi. (foto-net)

Banyuasin, KoranSN

‘P’ remaja 17 tahun ini, nampaknya harus berlebaran dibalik jeruji besi, setelah dibekuk aparat Sat Reskrim Polsek Mariana lantaran terbukti melakukan aksi asusila pencabulan terhadap korban ‘A’ (8) anak di bawah umur yang tinggal kawasan Dusun III Srinanti Desa Sungai Gerong Banyuasin I Kabupaten Banyuasin.

Kapolsek Mariana, AKP Nazirudin yang memimpin langsung penangkapan mengatakan, tersangka dibekuk setelah pihaknya menerima pengaduan dari orang tua korban yang mengaku jika ‘A’ sudah mendapatkan perbuatan asusiala oleh tersangka.

Berawal dari pengaduan tersebut, ia langsung memerintahkan jajarannya untuk memburu tersangka hingga akhirnya berhasil meringkus ‘P’ dikediamannya yang berlokasi tak jaug dari kediaman korban.

Ketika diamankan, ‘P’ mengaku khilaf melakukan perbuatan tersebut, dimana saat kejadian ia tergiur melihat kemolekan tubuh korban yang sedang bermain dengan keponakannya didepan halaman rumahnya.

Baca Juga :   Pencuri Baterai Tower di Muara Enim Ditembak Mati Polisi

“Saya yang tak sanggup lagi menahan hasrat, langsung memanggil korban untuk berpura-pura minta dibelikan rokok di warung. Ketika korban usai memberikan rokok, saya mengajak korban dalam rumah, dan disana saya memaksa korban untuk membuka semua pakaiannya,” katanya.

Dilanjutkannya, setelah melakukan aksi tersebut ia lantas memberikan korban uang sebesar Rp 10 ribu sebagai tutup mulut agar korban tidak menceritakan kejadian ini kepada siapapun.

“Setelah itu, korban pulang kerumah dalam keadaan nangis, korban menangis mungkin karena merasa sakit dan sesampainya dirumah korban menceritakan semua kejadian itu ke oarang tuanya hingga membuat orang tuanya melapor kepolisi dan saya langsung ditangkap,” terangnya.

Baca Juga :   Mr X di OKUT Dimutilasi Saat Masih Hidup

Sementara kapolsek Mariana, menjeslakan, setelah dilakukan pemeriksaan dan dilakukan visum terhadap korban ditemukan beberapa luka robek pada alat vital korban.

“Atas perbutannya, tersangka dapat dikenakan Pasal 82 UU No 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman kurungan diatas 5 tahun kurungan penjara. Tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik terkait tindak asusila yang dilakukannya,” tandasnya. (den)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Setor Rp 1,1 Miliar dari Uang Pengganti Kasus Suap Kementerian PUPR

Jakarta, KoranSN KPK menyetor Rp 1,1 miliar dari pembayaran hukuman tambahan dalam kasus suap pelaksanaan …