Rabu , Desember 19 2018
Home / Nasional / Catat! Tak Ada Putaran Kedua di Pilkada Serentak 2018

Catat! Tak Ada Putaran Kedua di Pilkada Serentak 2018

Ilustrasi. (foto-net)

Jakarta, KoranSN

Pilkada serentak tahun 2018 digelar di 171 wilayah, termasuk 17 pemilihan gubernur (Pilgub). Pelaksanaan pilkada hanya satu putaran, dan tidak ada pemungutan suara ulang terkait dengan perolehan suara.

Ketua KPU Arief Budiman menyebut, hanya provinsi DKI saja memiliki aturan berbeda. Dalam atuaran di Pilgub DKI, putaran kedua bisa terjadi apabila suara calon kepala daerah tidak di atas 50 persen. Hal tersebut tercantum dalam PKPU Nomor 6 tahun 2016.

“Pilkada 2018 1 putaran. UU sudah putuskan 1 putaran. Hanya DKI saja yang masih mengatur dua putaran,” kata Arief di, Jakarta, Kamis (11/1/2018).

Baca Juga :   AHY Nyatakan Sikap Terkait Pernyataan Donald Trump Tentang Yerusalem

Untuk calon Bupati atau Walikota, aturan ini termaktub dalam Pasal 107 ayat (1) UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada yang berbunyi:

Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati serta pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota yang memperoleh suara terbanyak ditetapkan sebagai pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati terpilih serta pasangan Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota terpilih.

Sedangkan aturan terkait Pilgub tertuang dalam Pasal 109 ayat (1) yang berbunyi:

Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur yang memperoleh suara terbanyak ditetapkan sebagai pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur terpilih.

Baca Juga :   Longsor Dibersihkan, Jalan di Mandailing Natal Dapat Dilalui

Jadi, puncak acara Pilkada serentak 2018 adalah tanggal 27 Juni mendatang saat pencoblosan. Yang mendapat suara terbanyak, dialah yang menjadi pemenang.

“Asal itu (suara) yang paling besar,” sebut Arief. (detik.com)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

8 Tersangka Suap DPRD Sumut Segera Disidang, 1 Masih Buron

Jakarta, KoranSN KPK merampungkan penyidikan delapan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) tersangka kasus dugaan suap. ...

error: Content is protected !!