Sabtu , Februari 16 2019
Home / Editorial (page 20)

Editorial

November, 2015

  • 10 November

    Mengapa Tak Ada Takutnya Korupsi?

      Oleh Agus Harizal Alwie Tjikmat SEDIH dan miris sekali nasib Negeri ini, seakan tak takut lagi pejabat negara untuk melakukan korupsi dan menerima suap. Padahal KPK dengan “taringnya” terus menangkap pelaku korupsi, tetapi hampir setiap saat pejabat terus terjebak korupsi. Di Sumsel sendiri begitu banyak pejabat yang tersandung di ...

  • 8 November

    Ketika Truk Batubara Dilaporkan ke Presiden

    KESEMPATAN saya sebagai penulis bertemu dengan Presiden Joko Widodo minggu lalu, tak saya sia-siakan untuk menyampaikan permasalahan yang saat ini tengah dialami masyarakat banyak, utamanya di Sumsel. Salahsatunya adalah problem pengangkutan batubara dari Lahat sampai ke Palembang yang masih menggunakan jalan raya atau jalan umum. Saya sebagai penulis dan wartawan ...

  • 3 November

    Palembang Mati Lampu Berkepanjangan, Bikin Susah!

    Oleh Agus Harizal Alwie Tjikmat BEBERAPA hari ini warga Sumsel harus menelan kekecewaan  yang sangat lama dan pahit, karena aliran listrik dari  PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) ke rumah-rumah harus terhenti alias terjadi pemadaman. Mati lampu yang yang dialami warga bukan sebentar, tetapi berjam-jam. Bahkan sekali pemadaman di salah satu ...

  • 2 November

    Apresiasi Untuk Penanganan Korupsi di Polda Sumsel

    Oleh Agus Harizal Alwie Tjikmat NAMPAKNYA Polda Sumsel sangat serius dalam memberangus praktek korupsi. Ini ditunjukkan dengan banyaknya kasus korupsi yang ditangani dan dituntaskan. Tentu angin baik ini sangat ditanggapi positif elemen masyarakat di Bumi Sriwijaya, karena selama ini sudah terlalu banyak oknum pejabat yang dengan terang-terangan terus merugikan negara ...

Oktober, 2015

  • 8 Oktober

    Di Ekonomi Sulit, Rakyat Harus Optimis

     – SEPANJANG tahun 2015 ini, iklim usaha sangat tak nyaman. Pelaku usaha banyak yang meringis karena pergerakan ekonomi yang lambat.  Di lapis bawah terutama kalangan petani banyak yang mengeluh, ini disebabkan harga komoditi sebut saja karet, sawit atau kopi yang murah. Kebijakan ekonomi tak jua membuat dunia investasi menjadi membaik. ...

  • 6 Oktober

    Ternyata Asap Belum Hilang Juga

    BERTEPATAN dengan banyaknya kegiatan dan event di Bumi Sriwijaya, ternyata makin hari kabut asap kondisinya makin tebal, hitam, dan membuat aktivitas masyarakat terganggu. Dan ternyata juga, asap belakangan makin membuat mata pedih. Tetap saja kegiatan yang sudah dijadwal tetap berlangsung, walaupun banyak asap. Tak mungkin kita tak melakukan kegiatan, kerja, ...

  • 5 Oktober

    Makin Perih dan Pedih di Mata

    DALAM bulan ini warga Kota Palembang sangat tersiksa dengan makin tebalnya kabut asap. Terutama pada pagi hari, sore hari dan malam hari, kabut asap terus menyesak ke pernafasan. Hujan yang diharapkan  untuk menepis asap tak kunjung turun. Akibatnya semuanya menderita karena harus mengisap udara yang bercampur asap. Semalam kabut asap ...

  • 2 Oktober

    Korupsi Tak Terputus Dengan Berbagai Modus

    SEPERTI tak ada malunya oknum pejabat yang sampai saat ini masih terus coba-coba cari akal dan modus baru untuk korupsi. Seperti tak takut dengan penegak hukum, oknum pejabat yang sukanya mencari uang dengan cara korupsi terus berupaya mencari cara-cara baru. Meski sudah banyak semboyan anti korupsi, MoU dengan penegak hukum, ...

  • 1 Oktober

    Menyedihkan, Sungai di Palembang Penuh Sampah

    HAMPIR rata-rata  sungai di Kota Palembang saat ini dipenuhi dengan sampah. Sangat mudah untuk menemukan tumpukan plastik bekas dan sampah rumah tangga yang mengapung dan menumpuk di beberapa anak sungai. Ciri khas sampah di Palembang, selalu dibarengi dengan endapan lumpur, enceng gondok, dan rumput liar. Ini disebabkan karena  kondisi wilayah ...

September, 2015

  • 30 September

    Kabut Asap yang Datang Tiap Tahun

    KARENA kabut asap makin tebal, pekat, hitam, dan sangat menyiksa, semua bertanya, ada apa dengan alam dan kondisi ini? Banyak warga yang sakit karena tak kuat terus menghirup udara yang kotor. Hal yang harus kita ingat, alam yang rusak butuh waktu dan energi yang sangat mahal untuk memperbaikinya. Kini, bila ...