Sabtu , Februari 16 2019
Home / Editorial (page 26)

Editorial

Mei, 2015

  • 18 Mei

    Ketika Rupiah Tak Kujung Menguat

    Oleh Agus Harizal Alwie Tjikmat SAMPAI pertengahan Mei 2015, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar USD (Amerika Serikat) masih sangat lemah atau tetap berkisar di atas Rp 12.000. Betahnya nilai tukar Rupiah terhadap dolar bertengger di atas level Rp 12.000an per USD membuat pelaku industri akan terbebani. Pasalnya akan membuat tinggi ...

  • 17 Mei

    Gajah di Sumsel yang Dilupakan

    TERINGAT sekitar tahun 1993-1997, di kaki Bukit Serelo Lahat ada sekolah khusus gajah. Banyak wisatawan dan pengunjung yang datang untuk melihat hewan bertubuh besar dengan banyak keahlian. Tetapi setelah berganti kepemimpinan, tak tahu apa kabar aset berharga tersebut. Kemudian di era kini, membaca tulisan perjalanan teman karib saya, ternyata ada ...

  • 17 Mei

    Ternyata Pajak Batubara Tak Masuk ke Lahat!

    MIRIS sekali itulah namanya, untuk kondisi eksplorasi batubara di Lahat. Sudah bahan galian diambil, tetapi imbal balik untuk daerah setempat sangat minim. Di balik protes berkepanjangan dengan tambang batubara, truk batubara yang melewati jalan raya, kemacetan yang tak henti, banyaknya kecelakaan, ternyata pajak dari tambang tersebut sebagian tak masuk ke ...

  • 17 Mei

    Sudah Lama, Pelayanan tak Maksimal dan Terbatasnya Kamar Inap

    KALAU mau mendapatkan pelayanan maksimal di rumah sakit di Palembang, terutama untuk peserta Askes atau BPJS, harus tahan nafas dulu. Bila ada pasien yang harus dirawat inap, sudah sangat biasa kamar inap justru tak didapatkan. Penulis Suara Nusantara pernah tiga kali di tahun 2015 ini harus menahan sabar karena tak ...

  • 17 Mei

    Manisnya Batubara di Lahat, Hanya Sesaat Saja!

    MERASAKAN (hanya untuk sedikit orang) ‘manisnya’ batubara di Bumi Seganti Setungguan hanya dalam hitungan tahun di jari tangan saja. Selebihnya yang tersisa, hanya persoalan yang seharusnya tak muncul menjadi urusan pemerintah daerah dan rakyat. Ya, kalau memang pengusaha dan pengambil keputusan patuh pada hukum, aturan, buah manis akan dinikmati untuk ...

  • 15 Mei

    Tersiksanya Karena Banyak Jalan Rusak

    Oleh Agus Harizal Alwie Tjikmat UNTUK fasilitas umum, yang dibutuhkan rakyat sebenarnya tak banyak, dapat melintas di jalan yang mulus saja, hati rakyat sudah sangat senang. Tetapi kini, jalan dimana-mana rusak, banyak lobang, terbis, baru dibangun kembali rusak. Semuanya membuat rakyat mengeluh. Kondisi ini tak bisa dipungkiri, karena rakyat merasakan ...

  • 14 Mei

    Megalith itu Terabaikan, Padahal ini Aset Berharga

    TERLALU sibuk mengemas paket wisata yang itu-itu saja, banyak yang melupakan begitu banyak peninggalan sejarah di Sumsel (bukan hanya Palembang). Misalnya kita berkunjung ke wilayah Pagaralam, kita akan terpana banyaknya peninggalan benda-benda sejarah dan pra sejarah. Batu-batu besar berbentuk mahluk hidup, dolmen, gua, patung-patung, bahkan alat-alat perlengkapan dari batu atau ...

  • 14 Mei

    Mengapa Suara Rakyat Diabaikan di Eksplorasi Batubara Lahat?

    TAK henti korban berjatuhan akibat truk batubara yang melintas di jalur Lahat-Palembang. Korban nyawa, kecelakaan berakibat fatal, jalan macet beratus kilometer, dan banyak lagi kesusahan rakyat karenanya. Tetapi semua itu rasanya belum cukup untuk menggugah pengambil keputusan untuk mengambil langkah bijaksana terhadap persoalan ini. Begitu banyak yang harus dikorbankan akibat ...

  • 14 Mei

    Ternyata Truk Batubara Itu Terus Melintas

    Ilustrasi Penambangan Batubara

    STATEMENT dari anggota DPRD Sumsel yang akan menghentikan truk batubara yang melintas di jalur Lahat – Palembang mulai 1 Mei 2015, ternyata tak ada buktinya. Karena sampai Minggu 10 Mei 2015, truk-truk tersebut masih melintas seperti biasa.

  • 14 Mei

    Menunggu Membaiknya Hubungan Megawati dan SBY

    KoranSN.com – HARAPAN banyak pihak bahwa hubungan Megawati Soekarnoputeri dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan melunak masih sangat jauh. Bahkan undangan Partai Demokrat (PD) kepada Megawati dalam acara Kongres Partai Demokrat di Jawa Timur, tak dipenuhi Mega.