Cegah Kaki Gajah, Dinkes PALI Bagikan Obat Filariasis

H Muzakir. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten PALI kembali bakal membagikan obat pencegahan filariasis atau penyakit kaki gajah sebagai tindak lanjut program
Pemberian Obat Massal Pencegahan (POMP) filariasis, dimana tahun ini merupakan tahap akhir POMP.

Menurutnya, ditahun berikutnya yakni; tahun 2018 nanti bakal dilakukan Transmission Assessment Surveys (TAS) dan Survey Darah Jari (SDJ) sebagai evaluasi microfilaria setelah menjalani lima tahun pengobatan massal filariasis.

Hal itu dijelaskan Plt Kepala Dinkes Kabupaten PALI, dr H Muzakir MKes, Kamis (20/7/2017).

“Tahun lalu di kabupaten PALI ada 7 kasus filariasis,namun tahun ini menurun tinggal 6 kasus, sebab satu diantara penderita filariasis sudah meninggal, tetapi meninggalnya bukan karena penyakit tersebut, melainkan terkena diare. Untuk menekan tidak bertambahnya kasus tersebut, kita bakal membagikan kembali obat pencegah filariasis kepada seluruh masyarakat di kabupaten PALI,” ujar mantan Dirut RSUD Talang Ubi.

Baca Juga :   Pemkot Lubuklinggau Gelar Pasar Murah dan Bazar Pangan 2018

Untuk mengoptimalkan pemberian obat agar bisa menyentuh masyarakat sampai ke pelosok, Muzakir mengatakan bahwa pihaknya telah membagikan obat pencegah filariasis kepada seluruh Puskesmas, Poskesdes,bidan desa bahkan ke posyandu-posyandu yang ada di Kabupaten PALI.

“Masyarakat yang ingin mengambil obat tersebut tidak lagi harus susah ke dinas kesehatan atau ke rumah sakit.Sebab,sudah tersedia sampai ke posyandu yang ada di desanya,” tambahnya.

Dari pantauan Dinkes, diakui Muzakir bahwa sejak tahun 2015 sampai sekarang, tidak terdeteksi lagi akan adanya kasus filariasis.

Baca Juga :   DLH Mura Prediksi Volume Sampah Meningkat di Tahun Baru

“Alhamdulillah tidak bertambah, dan mudah-mudahan di tahun 2018 PALI bebas filariasis, karena kita secara rutin memantau penderita penyakit tersebut dan melakukan pengobatan secara intens,” pungkasnya. (ans)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Tim Penanganan COVID-19 Telusuri  157 Warga Lubuklinggau

Lubuklinggau, KoranSN   Setiap hari penelusuran warga yang beresiko terpapar virus corona atau COVID-19 di …