Cegah Karhutlah, Bentuk Satgas ke Tingkat Desa

Wabup Beni Hernedi didampingi Bupati Muba H Dodi Reza Alex memimpin rapat koordinasi pencegahan dan kesiapsiagaan kebakaran Hutan dan lahan di ruang rapat Serasan Sekate, Rabu (21/06/2017). (foto-sumantri/koransn.com)

Sekayu, KoranSN

Tak ingin bencana kabut asap yang disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) terulang seperti yang terjadi pada dua tahun lalu tepatnya di tahun 2015. Tahun 2016 Pemerintah Kabupaten telah melakukan berbagai upaya, diantaranya melakukan sosialisasi, membentuk Desa Peduli Api, Kelompok Tani Peduli Api, membangun Posko Pemantauan dan Pengendalian di Wilayah yang rawan api dimana setiap posko akan disiagakan personil gabungan.

Selain itu Pemkab Muba akan lebih fokus dalam pencegahan karhutla hingga ke tingkat desa, penangulangan karhutla kedepan harus lebih maksmimal lagi. apalagi pada tahun 2018 mendatang kita akan menjadi tuan rumah perhelatan akbar Asian Games, tentu saja kita tidak ingin acara tersebut terggangu oleh kabut asap yang diakibatkan oleh karhutla
, kata Bupati Muba H Dodi Reza Alex dalam Rapat Koordinasi Pencegahan Karhutlah di Ruang Rapat Serasan Sekate, Rabu(21/6/2017).

“Namun terlepas dari persiapan kita menyambut Asian Games 2018, pencegahan karhutlah di Muba ditujukan lebih kepada untuk merubah pola hidup masyarakat terutama dalam menjaga lingkungan hidup, dengan tidak membuka lahan dengan membakar,” terangnya.

Baca Juga :   Cegah Covid-19, Anggaran Perjalanan Dinas Bupati dan Wakil Bupati Lahat Dipangkas

Lebih lanjut, Dodi menjelaskan pencegahan adalah upaya yang paling efektif dan tepat, pencegahan Karhutla ini memerlukan kesadaran masyarakat dan perusahaan yang beroperasi diwilayah tersebut dan juga pentingnya peran camat dan kepala desa dalam memberikan pemahaman tentang pentingnya mencegah karhutla dan besarnya kerugian yang akan dirasakan apabila telah terjadi karhutla.

“Karena yang paling utama ialah bagaimana kita mencegah, karena jika sudah terjadi kebakaran akan sulit untuk dipadamkan. Salah satu upaya kita dalam mencegah itu ialah dengan segera membentuk satuan tugas karhutlah mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan hingga ke tingkat desa, serta mengaktifkan kembali posko-posko pantauan yang telah dibangun ” tegas Dodi.

Selain itu Dodi mengintruksikan kepada jajarannya dan semua pihak terkait untuk menginventarisir kembali mengenai kelengkapan sarana prasarana dan sumber daya manusia yang ada, untuk kemudian dilakukan peningkatan ataupun penambahan jumlah guna menunjang operasi dan mobilisasi penanggulangan karhutlah di wilayah titik rawan api. Bupati juga secara khusus mengajak seluruh perusahaan yang ada di Muba untuk ikut berperan aktif, baik dalam dukungan dana ataupun personel.

Baca Juga :   Bupati dan Wabup Empat Lawang Sumbangkan 6 Bulan Gaji

“Silahkan Dinas Perkebunan koordinir Perusahaan-perusahaan tersebut, buatkan juga laporan audit kepatuhan. Disitu kita bisa melihat mana yang benar-benar aktif mendukung atau sebaliknya,” tukasnya.

Hadir dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Muba Beni Hernedi, Ketua DPRD Muba H Abusari Burhan, Kajari Muba, Wakapolres Muba, Kasdim 0401 Muba, Plt Sekda, Kepala Perangkat Daerah, Camat serta Perwakilan Perusahaan. (tri)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Dishub Empat Lawang Pasang Stiker Reflektor di Guardrail

Empat Lawang, KoranSN Dinas Perhubungan Kabupaten Empat Lawang memasang stiker reflektor di pagar pengaman (Guardrail) …