Cegah Karhutlah Dengan Manfaatkan Lahan Jadi Produktif

Jajaran Koramil, 401-05/ Bayung Lencir dan Kodim 0401/ Muba saat foto bersama. (foto-ist)

Palembang, KoranSN

Untuk menekan penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah Musi Banyuasin, berbagai cara telah dilakukan seperti yang dilakukan oleh personel jajaran Kodim 0401/Muba yaitu dengan melakukan kerjasama secara terpadu antara Koramil 401-05/Bayung Lencir bersama-sama dengan personel dari instansi lainnya seperti Kecamatan Bayung Lencir, Manggala Agni, Dinas Kehutanan, Polsek Bayung Lencir yang kian mengintensifkan pelaksanaan patroli, Selasa (1/8/2017).

Disamping itu, khususnya para Babinsa terus melakukan sosialisasi di Desa binaannya masing-masing, mengingat dari pengalaman Babinsa yang berada di lapangan salah satu penyebab terjadinya kebakaran hutan maupun lahan adalah karena rusaknya hutan akibat pembalakan liar secara ilegal, hal ini terjadi karena situasi tuntutan ekonomi masyarakat disekitar hutan.

Menyikapi permasalahan tersebut, Dandim 0401/Muba Letnan Kolonel Czi Mulyadi SIP melalui Danramil 401-05/Bayung Lencir Kapten Inf Iwan Setiawan bersama Camat Bayung Lencir, Kades Pangkalan Bayat dan pihak perusahaan dalam hal ini PT Bumi Persada Permai (BPP) melakukan upaya pencegahan melalui pendekatan sosial dengan cara memperdayakan lahan tidur dan rawan terhadap kebakaran menjadikan lahan produktif berupa lahan persawahan.

Baca Juga :   Cetak Generasi Qur'ani, Herman Deru Desak Pengurus Masjid Bentuk Rumah Tahfizd

“Kegiatan merombak areal rawan kebakaran menjadi lahan persawahan sudah berlangsung hampir satu bulan belakangan ini dengan target seratus hektar, dan kini pembuatan areal cetak sawah sudah mencapai enam hektar, sedangkan pembuatan parit utama mencapai sepanjang 3000 meter,” ujar Danramil.

Selain kegiatan cetak sawah Koramil 491-05/Bayung Lencir juga mensosialisasikan kepada warga tentang Bios 44 terutama di areal lahan gambut dan Bios 44 sudah dibagikan kepada warga Bayung Lencir secara gratis. Adapun manfaat dan fungsi Bios 44 yang merupakan temuan dari Korem 044/Gapo adalah sebagai penutup pori-pori gambut agar tidak mudah terbakar, menstabilkan Ph tanah sehingga akan menyuburkan lahan. Kami selalu menyediakan Bios 44 secara gratis, ” tandasnya.

Kepala Desa (Kades) Pangkalan Bayat Bpk Samson sangat berterima kasih kepada Komandan Kodim 0401/Muba dan semua pihak baik dari Dinas, Kecamatan, Polsek dan Perusahaan untuk memberikan perhatian kepada warganya yang berlatar belakang berbeda, ada petani, buruh dan banyak warga dari kalangan yang terbiasa melakukan kegiatan yang ilegal.

Baca Juga :   Kasus Corona di Palembang Naik, Pakar Epidemiologi Keluarkan 8 Rekomendasi

Kades berharap dengan dapat dilaksanakannya pembuatan areal persawahan di Desanya akan membuat masyarakat sejahtera dan mampu mencegah lahan rawan kebakaran menjadi lahan produktif, selain itu masyarakat dapat meninggalkan kebiasaan buruk seperti pembalakan liar dan pembukaan lahan dengan cara membakar serta dapat meninggalkan kebiasaan buruk lainnya, sekarang menjadi petani,“ terang Kades. (ded/dam)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Festival Serat Alam Lestarikan Kearifan Lokal

Palembang, KoranSN Untuk mengangkat dan memperkenalkan produk-produk kerajinan serta potensi kebudayaan termasuk mempertahankan kearifan lokal …