Cegah Narkoba, Perusahaan BUMN Perkebunan di Muara Enim Periksakan Seorang Karyawan ke BNN

Ilustrasi (Foto-Antaranews)

Palembang, KoranSN

Perusahaan BUMN Perkebunan yang berlokasi di wilayah Muara Enim, saat ini sedang memeriksakan seorang karyawannya berinisial SU (49) ke Badan Narkoba Nasional (BNN) Muara Enim, apakah positif terlibat penggunaan Narkoba jenis sabu.

“Sebagai upaya pencegahan terhadap penggunaan Narkoba di kalangan karyawan kita. Maka kami bekerjasama dengan pihak Polres Muara Enim melakukan pemeriksaan terhadap karyawan kita yang kebetulan diduga kuat pengguna Narkoba,” kata Ismari Sudarmono selaku Sindum Umum & SDM Perusahaan BUMN perkebunan itu via rilisnya yang di kirim ke redaksi media ini, Jumat (17/4/2020).

Lebih lanjut Ismari mengungkapkan, bahwa pemeriksaan terhadap seorang karyawan itu dilakukan sejak Rabu 15 April 2020 sekitar pukul 16.00 WIB di kantor BUMN perkebunan tersebut. Selanjutnya karyawan tersebut di bawa ke Polres Muara Enim.

Baca Juga :   Pohon Tumbang di Jalan Sudirman Prabumulih Ganggu Pengguna Jalan

“Saat pihak Satres Narkoba Polres Muara Enim memeriksa urine, satu karyawan ini ternyata diduga positif mengandung Narkoba. Besok paginya lagi (Kamis 16 April 2020) sekitar pukul 08.00 WIB kembali dilakukan pemeriksaan urinenya. Dan hasilnya diduga masih positif. Agar mendapatkan hasil yang lebih akurat maka karyawan tersebut dikirim ke BNN Muara Enim”, kata Ismari.

Masih menurut Sindum Umum & SDM, kecurigaan terhadap seorang karyawan itu awalnya berdasarkan informasi dari pekerja lainnya bahwa pola hidup keseharian yang bersangkutan terjadi perubahan cukup drastis, misalnya sering menyendiri di tengah kebun karet dan juga sering terjadi selisih saat melakukan timbangan terhadap hasil panen karet BUMN tersebut.

“Dia ini bekerja memeriksa timbangan. Nah, saat menimbang seharusnya jarum timbangan bergerak ke titik akhir (berhenti) baru di catatan. Ini tidak, jarum belum berhenti dia sudah mencatat. Ini membuat karyawan sadap karet resah. Selain itu, di areal kebun karet tempat dia sering menyendiri diduga banyak ditemukan bong. Berdasarkan laporan tersebut maka kita memanggilnya dan dilakukan pemeriksaan,” katanya.

Baca Juga :   Antisipasi Teror, Polda Koordinasi Dengan Densus 88

Bila nanti lanjut Ismari, ternyata SU terbukti positif pengguna Narkoba maka, managemen akan melakukan tindakan sangat tegas sesuai peraturan perusahaan.

“Bila tidak terbukti, maka SU tetap bekerja seperti biasa” pungkas Ismari. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Cecar Tujuh Saksi Aliran Uang Pengurusan Banprov Untuk Indramayu

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar tujuh saksi terdiri dari anggota dan mantan anggota …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.