Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020

Cemburu dan Sakit Hati, Yana Habisi Nyawa Darius di Kemang Manis dengan Pipa Besi

Pihak kepolisian menunjukkan barang bukti dan tersangka Yana (baju tahanan). (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Pihak kepolisian Polsek IB II Palembang, Kamis (16/1/2020) mengungkap kasus pembunuhan korban Darius alias Bonar (67), yang ditemukan tewas di kediamannya di Jalan Kemang Manis RT 07 RW 03 Palembang. Adapun tersangkanya pacar korban sendiri, yaitu Satriana alias Yana (36), warga Pendopo Kabupaten PALI.

Dalam kasus pembunuhan ini tersangka Yana menghabisi nyawa korban Darius dengan cara memukulkan pipa besi sepanjang 90 Cm ke bagian kepala, leher dan perut korban berkali-kali karena cemburu dan sakit hati.

Kapolsek IB II Palembang, Kompol Dudi Novery mengatakan, berdasarkan hasil penyelidikan penemuan jenazah korban akhirnya pihaknya berhasil menangkap pelaku pembunuh korban, yakni tersangka Yana saat sedang berada di dalam kamar salah satu kosan di Kawasan 7 Ulu Palembang.

“Pengungkapan kasus ini berawal dari penemuan jenazah korban di dalam rumahnya yang kemudian jenazah tersebut diperiksa oleh dokter forensik. Hasil dari pemeriksaan diketahui jika korban tewas karena dibunuh, sehingga kala itu kami langsung melakukan olah TKP di rumah korban dan melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan inilah kami menemukan bukti jika pelakunya yakni Satriana alias Yana yang tak lain pacar korban sendiri,” ujar Kapolsek saat gelar ungkap kasus di Mapolsek IB II Palembang.

Masih dikatakan Kapolsek, tersangka membunuh korban dengan memukulkan besi pipa ke tubuh korban dikarenakan cemburu dan sakit hati.

“Tersangka Yana ini cemburu karena pernah melihat korban bersama seorang perempuan di rumahnya. Sedangkan untuk sakit hati, karena tersangka Yana mengaku kerap dihina oleh korban dengan perkataan kasar dan tidak sopan. Jadi, motif pembunuhan ini karena tersangka cemburu dan sakit hati,” ungkapnya.

Baca Juga :   Suami Tikam Isteri Hingga Tewas

Lebih jauh dikatakannya, pipa besi yang digunakan tersangka untuk menghabisi nyawa korban didapatkan pelaku dari dalam kamar tidur di rumah korban.

“Saat kejadian korban dan tersangka berada di dalam kamar tidur, yang mana korban kondisinya mabuk Miras (minuman keras) beralkohol. Lalu, keduanya terlibat cekcok mulut karena tersangka cemburu. Nah, ketika itulah tersangka mengambil pipa besi di dekat tempat tidur dan memukulkannya ke bagian kepala, leher dan perut korban berkali-kali hingga korban tewas,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakan Kapolsek, kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek IB II Palembang guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Dalam kasus ini tersangka dijerat Pasal 338 KUHP atau 340 KUHP, dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup,” tandasnnya.

Sementara Kanit Reskrim Polsek IB II Palembang, Ipda Saroha Naibaho menambahkan, tersangka yang merupakan janda anak satu ini sudah satu tahun berpacaran dengan korban.

“Tersangka Yana merupakan warga Pendopo PALI, dan di Palembang ini tersangka tinggalnya tidak pasti, terkadang di rumah kakaknya di kawasan Jalan Pangeran Ayin Kecamatan Sako Palembang dan terkadang di rumah korban atau rumah temannya,” ungkapnya.

Masih dikatakan Kanit Reskrim, berdasarkan hasil penyelidikan terungkap jika tersangka memacari korban hanya untuk menguras uang korban saja.

“Bukan hanya itu tersangka ternyata juga berpacaran dengan banyak pria duda yang sudah tua. Pelaku melakukan hal tersebut hanya untuk menguras uang milik pria yang dipacarinya, termasuk salah satunya korban Darius. Selain itu tersangka Yana ini juga memacari perempuan, hal tersebut dilakukan tersangka juga untuk menguras uang setiap orang yang dipacarinya,” jelas Kani Reskrim.

Sedangkan tersangka Satriana alias Yana mengungkapkan, dirinya kenal dengan korban Darius alias Bonar ketika bertemu di parkiriran salah satu mall di kawasan IB II Palembang.

Baca Juga :   25 Persen Konsumen Premium Beralih ke Pertalite

“Ketika bertemu saya mengajak korban berkenalan hingga akhirnya kami pun berpacaran. Selama berpacaran kami hanya satu kali melakukan hubungan suami istri dengan landasan suka sama suka, dan itupun terjadi sudah lama sekali,” kata tersangka.

Masih dikatakannya, namun berjalannya waktu ternyata korban kerap berkata kasar dan tidak sopan kepadanya hingga membuat ia menjadi sakit hati kepada korban.

“Sudah lama saya sakit hati dengan korban, namun selama ini saya pendam. Puncaknya malam kejadian, dimana saat itu saya menginap di rumahnya lalu korban yang dalam kondisi mabuk memaksa melakukan hubungan suami istri hingga saya berontak dan mengambil pipa besi tersebut, setelah itu saya pukulkan berkali-kali ke tubuh korban,” tutup tersangka Yana.

Diberitakan sebelumnya, korban Darius alias Bonar ditemukan tewas di kediamannya di Jalan Kemang Manis Palembang, Jumat (10/1/2020) pukul 15.00 WIB. Saat ditemukan kondisi jenazah korban sudah membusuk, yang kemudian jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna dilakukan pemeriksaan oleh dokter forensik.

Hasil dari pemeriksaan tersebut diketahui jika korban tewas dikarenakan mengalami kekerasan sehingga ditindaklanjuti pihak kepolisian Polsek IB II Palembang dengan melakukan olah TKP di rumah korban pada Senin (13/1/2020). Berdasarkan hasil olah TKP inilah polisi menemukan bercak darah di dinding kamar dan pelapon rumah korban sehingga akhirnya petugas melakukan penyelidikan guna mengungkap tersangkanya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Dihukum 31 Tahun Penjara di Lapas, Rizki Bandar Narkoba Kembali Divonis 1 Tahun 8 Bulan & Aset Senilai Rp 2,1 M Dirampas Negara

Palembang, KoranSN Rizki terpidana kasus Narkoba yang sudah dua kali divonis Hakim dengan total hukuman …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.