Covid-19 Terus Bertambah, Total di Sumsel Jadi 2.023 Kasus

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 di Provinsi Sumsel Yusri. (foto-humas pemprov)

Palembang, KoranSN

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri, Senin (29/6/2020) mengatakan, kasus Covid-19 di Sumsel jumlahnya terus bertambah hingga total kasusnya kini mencapai 2.023 kasus.

Dijelaskannya, seperti per tanggal 29 Juni 2020 di Sumsel terdapat penambahan 23 kasus baru positif Covid-19 yang tersebar di Kota Palembang sebanyak 18 orang, OKI 1 orang, Banyuasin 1 orang, dan Muara Enim 3 orang.

“Dengan adanya penambahan kasus ini, artinya wabah Covid-19 di Sumsel belum dinyatakan selesai dan penularan di masyartakat masih terus terjadi. Untuk itulah kami menghimbau masyarakat agar menjalankan protokol kesehatan dengan selalu pakai masker, jaga jarak, sering cuci tangan menggunakan air mengalir, dan hindari kerumunan. Semua hal tersebut harus dilaksanakan secara serantak dan disiplin demi memutus mata rantai penularan,” ungkapnya.

Baca Juga :   Mahasiswa Teknik Kimia Unsri Bukber dengan Santri Rumah Tahfidz Rahmat Palembang

Masih dikatakannya, dari sejumlah daerah di Sumsel memang Kota Palembang yang setiap hari penambahan kasusnya masih tinggi. Bahkan penularannya kebanyakan transmisi lokal.

“Jadi dari Kabupaten/Kota di Sumsel, Palembang lebih rentan terjadinya penularan. Hal ini dikarenakan jumlah penduduknya yang padat serta banyaknya pendatang dari daerah lainnya. Oleh karena itulah penularan di Kota Palembang lebih beresiko dibanding daerah lainnya di Sumsel,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, untuk itulah agar warga Palembang tidak terpapar virus corona maka pihaknya menghimbau masyarakat untuk menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin.

“Sebab dengan protokol kesehatan kita dapat mencegah penularan. Jadi intinya, masyarakat boleh tetap beraktivitas dan produktif setiap harinya namun harus menjalankan protokol kesehatan agar aman dari Covid,” katanya.

Sedangkan untuk klaster penyebaran Covid-19 di Sumsel lanjut Yusri, saat ini dibidang apa saja dan dimana saja sudah terdapat klaster.

Baca Juga :   Corona Kembali Telan Korban, 4 Warga Palembang Meninggal Dunia

“Kalau terkait klaster sebenarnya semuanya sudah ada sejak lama. Misalnya, seperti klaster tenaga kesehatan, klaster akdimisi, klaster di pemerintahan hingga klaster di tengah-tengah masyarakat. Dari itulah sekali lagi kami ingatkan, karena dari hasil survei capaian pengendalian penularan di Sumsel belum sepenunhnya tercapai maka masyarakat kami minta jalankan protokol kesehatan secara disiplin,” tandas Yusri. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Sumsel Banjir Dukungan dari DPR RI Hingga Mantan Pelatih dan Pemain SFC

Palembang, KoranSN Terpilihnya Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) untuk menyelenggarakan Piala Dunia U-20 tahun 2021 mendatang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.