Dampak Corona, 2 Minggu Sidang OTT Bupati Muara Enim Ditunda

Terdakwa Ahmad Yani saat duduk di persidangan. (Foto-Ferdinand/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Dampak virus corona atau COVID-19 yang kini menjadi isu secara nasional dan internasional membuat sidang OTT Bupati Muara Enim dengan terdakwa Ahmad Yani dan A Elfin MZ Muchtar di Pengadilan Negeri Tipikor Palembang ditunda selama dua minggu kedepan.

Hal tersebut terungkap saat M Rujito selaku Kuasa Hukum terdakwa Ahmad Yani menyampaikan permintaan ditundanya persidangan kepada Majelis Hakim, Selasa (17/3/2020).

“Wabah corona yang terjadi tentunya menjadi perhatian kami, untuk itu kami meminta kalau Majelis Hakim berkenan dapat menunda persidangan ini selama dua minggu kedepan. Dan nanti saat sidang kembali digelar kami akan menghadirkan saksi meringankan atau adecharge untuk terdakwa Ahmad Yani,” ungkapnya.

Dalam persidangan Ketua Majelis Hakim, Erma Suharti SH MH menyetujui usulan dari kuasa hukum terdakwa Ahmad Yani yang meminta persidangan ditunda selama dua minggu.

Baca Juga :   Warga Talang Subur Temukan Bayi Saat Hujan

“Wabah virus corona saat ini memang menjadi isu nasional secara global, bahkan internasional. Tentunya kami selaku Majelis Hakim setuju dengan usulan kuasa hukum terdakwa Ahmad Yani. Sehingga untuk persidangan terdakwa Ahmad Yani dan terdakwa Elfin kita tunda selama dua minggu kedepan, dimana persidangan akan kembali dibuka pada tanggal 31 Meret 2020,” ungkap Hakim.

Sementara JPU KPK, Roy Riadi mengatakan, dengan ditundanya persidangan tersebut maka saat sidang digelar pada Selasa 31 Meret 2020 mendatang akan diagendakan tiga persidangan.

“Kita setuju dengan penundaan ini, apalagi himbauan dari pemerintah kalau tidak penting sekali jangan pergi ke luar kota. Sedangkan untuk tiga agenda sidang yang digelar pada Selasa 31 Meret 2020 mendatang, yakni; sidang saksi meringankan, sidang pemeriksaan terdakwa Ahmad Yani dan sidang tunututan untuk terdakwa Elfin,” katanya.

Baca Juga :   Polisi Baku Tembak Dengan Tiga Terduga Pelaku Begal

Dilanjutkannya, sedangkan terkait dua saksi meringankan terdakwa Ahmad Yani, yakni saksi Dodi Hamidi selaku pegawai honorer di Pemkab Muara Enim serta saksi Iwan Kurniawan selaku dosen dan juga relawan kegiatan sosial di Muara Enim yang telah bersaksi di persidangan, untuk keterangan kedua saksi tersebut dinilainya tidak memiliki pembuktian hukum.

“Oleh karena itu, kami tetap yakin dengan dakwaan kami,” pungkasnya. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Sekeluarga Positif Corona di Prabumulih Diisolasi di Rumah, 2 Tanpa Gejala 1 Gejala Ringan

Palembang, KoranSN Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Sumsel, Yusri yang juga Jubir Satgas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.