Home / Gema Sriwijaya / Dana Desa untuk Masyarakat, Bukan Kades

Dana Desa untuk Masyarakat, Bukan Kades

H Iskandar SE. (foto-ist)

Kayuagung, KoranSN

Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H Iskandar SE telah menyerahkan Surat Keputusan (SK) besaran Dana Desa melalui APBN, APBD, Bagi Hasil Daerah dan Lelang Lebak Lebung. Tahun 2018 total anggran yang diserahkan ke 327 desa dan kelurahan se Kabupaten OKI mencapai Rp 383 milyar.

Bupati Iskandar kemarin menyebut dana ini merupakan obat mujarab untuk percepatan pembangunan di desa. Dana desa harus diperuntukkan bidang pemberdayaan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi kepala desa (Kades).

“Ini obat mujarab untuk desa, segera para kepala desa berikan kepada masyarakat untuk dimanfaatkan sebesar-besarnya,”ungkap Iskandar saat menyerahkan besaran dana desa, BPHTB, dan hasil lelang lebak lebung kepada 327 kepala desa dan lurah di Gedung Kesenian Kayuagung kemarin.

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir berkomitmen melaksanakan pembangunan yang di mulai dari desa. Wujudnya melalui besarnya alokasi dana yang diserahkan ke desa baik melalui APBD maupun APBN.

Tahun ini besaran dana segar yang diterima desa makin meningkat. Totalnya mencapai Rp 383 milyar terdiri dari Rp 120 milyar dari APBD dan 253 milyar melalui APBN, ditambah Rp 10,8 milyar dari dana bagi hasil pajak, retribusi daerah dan Hasil lelang lebak lebung.

Iskandar menyebutkan, besarnya alokasi yang diberikan ke desa merupakan wujud komitmen pemerintah untuk mempercepat pembangunan di desa. “Dari awal kami canangkan membangun OKI harus dari desa dari pinggiran semangat yang sama dengan nawa cita,”ungkap Iskandar.

Terkait penggunaan dana desa 2018, Iskandar menginstruksikan dana desa agar digunakan untuk pengentasan kemiskinan dan membuka lapangan kerja di desa. “Pekerjaan fisik yang menggunakan dana desa jangan melulu dilakukan kontraktor utamakan dikerjakan sendiri dengan pemberdayaan masyarakat,”pungkasnya.

Kepala Dinas PMPD Kabupaten OKI Nursula SSos mengatakan, peruntukan penggunaan dana desa tahun 2018 untuk infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat. Selain itu juga untuk meningkatkan pendapatan bagi kepala desa dan petangkat desa.

“kita memahami tugas tanggungjawab kepala desa itu berat makanya tiap tahun tunjangan kepala desa dan perangkat kita naikkan. Di Sumsel, gaji kepala desa di OKI termasuk tertinggi,”pungkasnya. (iso)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Debat Kendidat Paslon di Empat Lawang di Alihkan Diluar Kabupaten

Empat Lawang, koranSN Guna mengantisipasi terulangnya peristiwa kericuhan yang terjadi saat deklarasi damai di Pulo ...

error: Content is protected !!