Home / Banyuasin Bangkit / Dana Kelurahan untuk Pembangunan Infrastruktur

Dana Kelurahan untuk Pembangunan Infrastruktur

Pekerja saat melakukan pengecoran jalan.(foto-siryanto/koransn)

Banyuasin, KoranSN

Pemerintah Pusat telah menganggarkan dana Rp 300 juta untuk setiap kelurahan. Salah satunya dana Kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III Kabupaten Banyuasin, dimana dari nilai Rp 300 juta tersebut pada termin pertama ini, telah terealisasi sebesar 70 persen yang diperuntukan untuk pembangunan insfrastruktur.

Lurah Kedondong Raye Zainul Ikhsan mengatakan, dana kelurahan tersebut dapat dicairkan dengan dua termin yakni termin pertama 70 persen yang diperuntukan untuk pembangunan infrastruktur dan 20 persen diperuntukan untuk pemberdayaan.

“Alhamdulillah termin pertama ini telah terealisasi dan sudah kita pergunakan untuk pembangunan infrastruktur yakni pembangunan siring jalan sepanjang 280 meter yang berlokasi di Jalan Talib Wali yang berbatasan dengan Kelurahan Pangkalan Balai dengan Kelurahan Kedondong Raye,” kata Zainul Ikhsan, Minggu (8/9).

Menurut Zainul, dari yang 70 persen ini 50 persen dipergunakan untuk pembangunan siring jalan yang saat ini pengerjaannya sudah selesai 100 persen dan 20 persen dipergunakan untuk pembangunan insprastruktur jalan publik (jalan umum) dengan volume 80 X 3 meter.

Baca Juga :   Giatkan Pembangunan Desa dengan DD

Untuk pembangunan jalan publik ini, kini pengerjaannya baru 35 persen. Pembangunan jalan publik (jalan umum) ini mulai dari depan Kantor Kelurahan Kedondong Raye sampai depan jalan lintas Kedondong Raye. Pembagunan jalan ini untuk memudahkan masyarakat menuju Kantor Lurah.

“Sosialisasi penggunaan dananya sudah ditempuh. Kebijakan ini bagus bisa menekan kesenjangan pembangunan kota dan kita berharap pembagunan ini benar–benar dapat bermanfaat untuk masyarakat umum,” ungkap dia.

Ia menuturkan, sesuai dengan petunjuknya, dana Kelurahan yang 30 persen nanti akan di peruntukan untuk pemberdayaan dan untuk pemberdayaan ini, akan mengadakan penyuluhan dan pelatihan hidup bersih dan sehat, penyuluhan stunting masalh gizi buruk serta penyuluhan penanggulangan masalah bahaya narkoba.

Baca Juga :   Askolani Minta Pejabat Bekerja Maksimal

“Penyuluhan dan pelatihan hidup bersih dan sehat serta penyuluhan stunting nanti nara sumbernya dari dokter Puskesmas setempat dan untuk penyuluhan stunting nara sumbernya dari Dinkes. Kalau untuk penyuluhan penanggulangan masalah bahaya narkoba sasarannya pemuda/i karang taruna dan nanti narasumbernya dari BNK dan Polsek Pangkalan Balai,” imbuh dia.

Ia mengatakan, Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) menjadi pintu agar para lurah lebih jeli menginventarisasi apa saja yang dibutuhkan setiap kelurahan agar tak menimbulkan polemik hukum di kemudian hari.

“Semua ada konsekuensinya. Tapi kalau sesuai koridor pasti aman saja,” jelas dia.

Dengan adanya dana kelurahan ini, Lurah Zainul sangat bersyukur karena dirinya bisa membangun wilayah Kelurahan Kedondong Raye yang dipimpinnya. Untuk itu ia berharap Pemerintah Pusat kedepannya dapat menaikkan lagi dana kelurahan tersebut. (sir)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Dinkes Banyuasin Canangkan Program Cegah Stunting

Banyuasin, KoranSN Berbagai upaya dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuasin dalam hal ini Dinas Kesehatan Banyuasin untuk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.