Minggu , September 23 2018
Home / Pesta Demokrasi / Debat Publik Tahap Dua, Dodi-Giri Jawab Permasalahan Warga

Debat Publik Tahap Dua, Dodi-Giri Jawab Permasalahan Warga

Paslon Dodi-Giri saat penyampaian visi dan misinya pada Debat Publik tahap kedua. (Foto-Humas Pemprov Sumsel)

Palembang, KoranSN

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel nomor 4, H Dodi Reza Alex-HM Giri Ramandha N Kiemas (Dodi-Giri) menjawab permasalah warga Sumsel dalam penyampaian visi dan misinya pada Debat Publik tahap kedua yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel di Hotel Wyndham, Komplek OPI Jakabaring, Palembang, Kamis malam (21/6/2018).

Diketahui pada debat kali ini, KPU Sumsel mengundang empat panelis yang menguasai bidang masing-masing. Mereka adalah; Prof Didik Susetyo merupakan pakar ekonomi dari Univesitas Sriwijaya ( Unsri), Prof Erika Buckhori yang merupakan pakar transportasi. Kemudian, Prof Dr Siti Zuhro merupakan pengamat politik dan pakar kebijakan publik, dan Ketua Ombusman RI Prof DR Amzulian Rifai.

Dalam visi dan misinya, Dodi Reza Alex menjabarkan keyakinan Sumsel mempunyai banyak sekali potensi untuk unggul dan terdepan dibandingkan provinsi lainnya.

“Saat ini di tengah berbagai persoalan, Sumsel dipercaya sebagai tuan rumah Asian Games 2018,” katanya.

Dalam perjalanan waktu lima tahun ke depan, menurut Dody, banyak sekali program yang akan mereka lakukan, seperti membenahi infastruktur, memberikan dorongan kepada para petani untuk meningkatkan pendapatan para petani.

Kemudian, membuka lapangan kerja sebesar-besarnya melalui kawasan ekonomi khusus dan kawasan industri Tanjung Api-Api dan Tanjung Carat.

“Potensi ini dibarengi dengan pelayanan publik yang baik ini menjadi sumber daya bagi Sumsel untuk bersaing melawan provinsi yang lain,” kata Dodi menanggapi pertanyaan Ketua Ombudsman, Prof Dr Amzulian Rifai.

Dodi juga menjelaskan, program Sumsel 2 tahun bisa, bukan hanya menggunakan dana APBD, akan tetapi dana pusat dan skema inovasi pembiayaan pembangunan jalan, dengan siklus anggaran 2 tahun permasalahan infastruktur di Sumsel akan 100 persen terselesaikan.

“Setelah jalan provinsi selesai, kami akan membantu bupati dan walikota seluruh Sumsel memberikan bantuan membenahi jalan-jalan kabupaten. Jalan nasional kami akan berkoordinasi dengan pimpinan-pimpinan DPR RI dan kementerian. Dengan pengalaman 10 tahun di DPR kami yakin akan membawa dampak infrastruktur masuk di Sumsel untuk membenahi jalan nasional,” katanya.

Selain itu pasangan Dodi-Giri akan mentaati semua aturan pelaksanan termasuk masalah dana kampanye.

“Kita sudah mendengarkan pasangan lain, kita menjaga pilkada Sumsel agar tidak melakukan money politic, sehingga menghasilkan pemimpin Sumsel yang baik dan KPU Sumsel menjadi wasit yang baik,” katanya.

Calon Wagub Sumsel yang mendampingi Dodi, HM Giri Ramandha N Kiemas menambahkan, kalau pelayanan publik yang perlu diyakinkan adalah bagaimana mengurangi waktu dalam memberikan pelayanan.

Baca Juga :   4.369 Data Warga Berubah

“Kita membuat SOP yang jelas di kantor pelayanan publik sehingga pelayanan bisa lebih cepat dan jika dikaitkan ASN di sana, bagaimana mereka bisa menjalankan itu,” katanya.

Sedangkan Paslon 1 Herman Deru-Mawardi yang mengajukan pertanyaan kepada 4 Dodi-Giri tentang prestasi olahraga Sumsel yang minim dikaitkan sarana olahraga Sumsel yang memadai? Dijawab Dodi, jika pembelian atlet dan pemain daerah tidak mungkin dilakukan lagi untuk memajukan olahraga Sumsel, untuk itu perlu melakukan pembibitan atlet Sumsel.

“Kedepan, pembinaan atlet Sumsel menjadi prioritas, didirikan pusat-pusat latihan atlet Sumsel, diberikan beasiswa untuk kuliah, diberikan biaya jaminan masa depan untuk berkerja. Program kami ke depan ini menjadi altet yang membawa nama Sumsel, 28 atlet asal Sumsel akan berlaga di Asian Games, pencapaian sungguh luar biasa karena atlet ini dari Sumsel dan kedepan bukan atlet amatir saja juga atlet professional , Sriwijaya Foot Ball club harus kembali juara di tanah air dan kita jadikan mereka bertanding di level Asia,” katanya.

Dodi mengaku akan bergandengan tangan dengan lembaga pembiayaian baik bank dan non bank untuk meluncurkan kredit dana bergulir dan sekarang program Dodi-Giri akan meluncurkan dana bergulir untuk usaha kecil mikro dan menengah.

“Kita tidak hanya memberikan bantuan modal tapi bagaimana memberikan peningkatan kapasitas sehingga mereka (usaha kecil, mikro dan menengah) ini bisa menjadi pengusaha yang bagus,” timpal Giri.

Dodi berjanji, mereka akan berpegang ajaran Islam dalam mengemban amanah dan akan menyebarkan kebaikan karena menjadi pemimpin tidak mudah apalagi untuk memberikan kebaikan ke masyarakat. Dan program yang ditawarkan menurut Dodi, akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.

Di kesempatan itu, Dodi memastikan kalau kawasan Tanjung Api-Api dan Tanjung Carat harus dibangun karena jika tidak maka komoditas Sumsel tidak bisa keluar.

“Kami akan perjuangkan Tanjung Carat ini masuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api sehingga fasilitas yang diterima pemerintah provinsi dan inventasi dalam lingkup kawasan ekonomi khusus atau kawasan industri,” katanya sembari mengatakan pembebasan lahan Tanjung Api-Api mereka akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

Sementara itu dalam segmen pertama masing masing memaparkan program kerja unggulan mereka dengan dibatasi waktu.

Pasangan calon nomor urut 1, Herman Deru-Mawardi Yahya, berjanji bakal lebih memperhatikan persoalan ekonomi kerakyatan serta pemerataan pembangunan infrastruktur.

Sementara untuk menekan angka pengangguran, Paslon yang diusung Partai NasDem, Hanura, dan PAN, bakal mempermudah investasi di Bumi Sriwijaya. Dengan syarat, para investor diwajibkan untuk memperkerjakan tenaga kerja lokal.

Baca Juga :   Askolani: Kota Pangkalan Balai Wajib Jadi Kota Metropolitan

“Investasi bisa masuk dengan layanan mudah, asalkan investor bisa memanfaatkan tenaga kerja lokal. Dengan demikian bisa menekan angka pengangguran,” jelas Deru.

Pasangan calon nomor urut 2, Aswari Rivai-Irwansyah menyoroti daya saing kesejahteraan rakyat.

“Untuk lebih mengoptimalkan ini, kami akan bangun industri yang bersifat hilirisasi. Dana APBD harus difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan, begitu juga dengan dana APBN. Kami juga merencanakan menggandeng pihak swasta agar bersama-sama membangun Sumatera Selatan,” jelas Aswari.

Di sisi lain, pasangan calon nomor urut 3, Ishak Mekki-Yudha Pratomo, berjanji akan meningkatkan tunjangan TPP sebesar Rp 25 juta bagi eselon II. Dengan peningkatan ini, diharapkan ASN dapat lebih fokus bekerja dan profesional.

“Ini juga untuk meningkatkan integritas di jajaran ASN. Karena sekarang ini, yang pintar banyak, namun yang punya integritas langka,” ujar Ishak Mekki.

Masuk dalam segmen penajaman program kerja dengan empat panelis, pasangan nomor 1 Herman Deru-Mawardi Yahya mengaku akan fokus pertanian dan program ekonomi kerakyatan.

Sedangkan pasangan nomor 2 Saifuddin Aswari Rivai-Irwansyah mengatakan, akan memberdayakan sawit untuk lebih banyak dikembangkan.

Mengenai jalan nasional banyak rusak di Sumsel menurutnya kedepan pembangunan infrastruktur harus fokus dibenahi. “Kita ajak swasta membangun di Sumsel, ” katanya.

Pasangan nomor 3 H Ishak Mekki-Yudha Pratomo mengatakan, kedepan jajaran ASN menggunakan sistim IT dan meningkatkan TPP ASN agar fokus , profesional.

“Kita berikan pendidikan politik masyarakat agar memiliki pemimpin yang berkualitas, ” katanya.

Pasangan nomor 4 H Dodi Reza Alex dan HM Giri Ramandha N Kiemas yakin Sumsel banyak potensi unggul dan terdepan di Indonesia. Dan ini dibuktikan salah satunya Sumsel menjadi tuan rumah Asian Games 2018.

Segmen selanjutnya menjawab video aspirasi masyarakat pasangan nomor 2 Saifuddin Aswari Rivai-Irwansyah mengatakan, gubernur harus berinteraksi dengan kabupaten/kota agar pembangunan tepat sasaran dan memiliki masalah yang berbeda.

Di luar gedung hotel tersebut, puluhan massa pendukung masing-masing Paslon sudah menunggu. Sembari menunggu puluhan massa pendukung ini dengan membawa poster, spanduk dukungan dan menyanyikan lagi yel-yel dukungan untuk Paslonnya dengan dijaga kawalan aparat kepolisian.

Ketua KPU Sumatera Selatan (Sumsel), Aspahani mengharapkan akan terpilih Gubernur dan wakil Gubernur yang bisa membawa Sumsel sejahtera setelah debat ini.

“Kami siap melaksanakan Pilkada 2018 untuk demokrasi bermartabat siap menang dan siap kalah dan mari gunakan hak pilih 27 Juni guna Sumsel sejahtera,” katanya. (ded)

Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Daftar Calon Tetap Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

KPU Umumkan 538 Calon Anggota DPRD Kabupaten Lahat

Lahat, KoranSN — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lahat akhirnya mengeluarkan pengumuman resmi mengenai Daftar ...

error: Content is protected !!