Dedikasikan Gol untuk Mendiang Bos Leicester

Mahrez cetak gol tunggal kemenangan Man City atas Tottenham. (foto-net/detiknews.com)

London, KoranSN

Kematian bos Leicester City Vichai Srivaddhanaprabha juga membuat Riyad Mahrez berduka. Ia masih merasakan kesedihan saat bertanding melawan Tottenham Hotspur.

Mahrez jadi pemain Leicester sejak Januari 2014 sebelum akhirnya pindah ke Manchester City pada musim panas 2018. Winger Aljazair itu merupakan salah satu sosok vital yang turut mengantar Leicester menjuarai Premier League 2015/2016.

Di tengah duka yang tengah menyelimutinya, Mahrez tetap bertanding saat City tandang ke markas Tottenham di pekan ke-10 Liga Inggris. Dalam pertandingan di Stadion Wembley, Selasa (30/10/2018) dinihari WIB, Mahrez mencetak satu-satunya gol untuk memberi City kemenangan 1-0.

Usai bikin gol, Mahrez mengangkat kedua tangannya ke udara. Pemain berusia 27 tahun itu ingin mendedikasikan golnya untuk mendiang sang bos.

Baca Juga :   Real Madrid Amankan Kembali Puncak Klasemen

“Ini sangat, sangat sulit untuk saya. Tidak mudah mengalami hal seperti ini,” kata Mahrez kepada Sky Sports usai pertandingan.

“Bos sangat spesial bagi saya. Saya menghabiskan 4,5 tahun di sana dan saya punya banyak kenangan bersamanya. Dia sungguh orang baik, manusia yang baik.”

“Saya sangat, sangat sedih. Itulah mengapa ketika saya bikin gol, saya mengangkat tangan untuknya karena dia melakukan banyak hal untuk saya dan Leicester dan sulit bicara soal itu karena ini sangat menyedihkan.”

Bertanding melawan Tottenham dalam kondisi berduka diakui Mahrez sulit untuknya. Namun Mahrez percaya sang bos pasti lebih ingin dia turun ke lapangan untuk bertanding.

“Dia seperti ayah bagi saya. Dia sangat spesial. Dia sungguh orang yang baik, dengan hati yang lapang dan saya sangat patah hati dan terkejut mendengar kabar ini dan untuk semua yang meninggal bersamanya,” lanjut Mahrez.

Baca Juga :   Peringatan dari Liverpool untuk Lawan di 16 Besar

“Ini adalah situasi yang sulit. Saya bersama Leicester dan keluarga dari para korban.”

“Saya selalu ingin bermain. Saya tahu dia pasti ingin saya bermain. Dia sangat bergairah kalau soal sepakbola. Sulit (untuk tampil lawan Tottenham) tapi saya terus memikirkannya. Juga sulit untuk tidur,” imbuhnya. (detikcom)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Solskjaerkini Percaya Diri MU Akhirnya Punya Skuad Yang Kuat

Jakarta, KoranSN Kemenangan 5-0 Manchester United atas pemuncak klasemen Bundesliga RB Leipzig dalam pertandingan kedua …