Derita Hydrocephalus, Rahmad Ananda Butuh Bantuan Dermawan

Arie Damayanti menggendong Rahmad Ananda yang membutuhkan bantuan pemerintah maupun para dermawan. (foto/ist)
Arie Damayanti menggendong Rahmad Ananda yang membutuhkan bantuan pemerintah maupun para dermawan. (foto/ist)

Palembang, KoranSN

Rahmad Ananda yang masih berusia lima bulan, putra ketiga pasangan Suharjito dan Arie Damayanti, kini hanya terbaring lemah dikediamannya di Jalan Kopral Ramin No 3751 RT 03 Sukajaya Palembang.

Rahmad menderita penyakit hydrocephalus atau akumulasi abnormal cairan cerebrospinal di dalam otak, hingga membuat pendengaran dan penglihatannya terganggu. Keluarga pun berharap uluran tangan para dermawan untuk biaya pengobatan Rahmad Ananda.

Ditemui di kediamannya, Selasa (1/11/2016), Arie Damayanti menuturkan, saat ini penyakit hydrocephalus yang diderita Rahmad Ananda kian membesar, mencapai lingkar kepala sebesar 50 Cm.

Baca Juga :   Lagi, LRT Palembang Mogok

“Penyakit yang diderita Rahmad terjadi sejak umur sebulan. Awalnya, terjadi pembenjolan di tulang ekornya hingga merambat menyerang otak,” terang Arie.

Ia mengaku, sudah berusaha melakukan pengobatan untuk kesembuhan Rahmad Ananda, bahkan Rahmad sudah menjalani sejumlah operasi, tetapi belum menunjukkan hasil positif. “Sekarang ini, Rahmad juga mengalami gangguan pendengaran dan penglihatan,” katanya sedih.

Arie berharap ada bantuan dari pemerintah ataupun darmawan untuk pengobatan Rahmad. Pasalnya, penghasilan dari suaminya yang seorang buruh serabutan, tidak memungkinkan untuk biaya pengobatan Rahmad.

“Kalau masalah ongkos pengobatan sangat dibutuhkan pak, karena suami saya hanya seorang buruh serabutan. Untuk ongkos ini hanya mengandalkan kasbon, sedangkan saya cuma ibu rumah tangga. Sekarang suami saya ada di Jambi. Saya sangat berharap uluran tangan pak,” harapnya. (awj)

Baca Juga :   Hotel 20 Lantai Akan Hadir Di Tepian Sungai Musi
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Satgas COVID-19 Sumsel Imbau Tidak Bawa Nenek Saat Libur Cuti

Palembang, KoranSN Satuan tugas COVID-19 Provinsi Sumatera Selatan mengimbau kelompok keluarga tidak membawa nenek atau …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.