Home / Headline / Desak Masuki Ruang Paripurna DPRD Sumsel, Demo Mahasiswa Ricuh

Desak Masuki Ruang Paripurna DPRD Sumsel, Demo Mahasiswa Ricuh


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Ratusan Mahasiswa gabungan se Sumsel saat berorasi dihalaman DPRD Sumsel. (foto-Ferdinand Deffriyansyah/koransn)

Palembang, KoranSN

Kecewa karena tak satupun anggota DPRD Sumsel yang menemui saat berdemo, ratusan mahasiswa yang berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dari berbagai perguruan tinggi di Sumsel memaksa masuk ruang rapat peripurna DPRD Sumsel untuk menggelar sidang rakyat. Buntutnya, aksi mereka dihalangi aparat kepolisian yang berjaga. Kericuhan pun tak terelakkan. Mahasiswa dan polisi terlibat saling dorong, dan kejar-kejaran.

Pantauan SN, Kamis (15/3/2018) siang, unjuk rasa yang digelar ratusan mahasiswa tersebut, awalnya berjalan tertib. Mahasiswa menyeruakan penolakan terhadap kenaikan harga BBM dan mengkritik sulitnya mendapat BBM bersubsidi. Selain itu, mahasiswa juga menolak kebijakan pemerintah melakukan impor beras.

Suasana kondusif perlahan memanas, saat ratusan massa memaksakan diri untuk masuk ruang rapat paripurna. Kericuhan tak dapat dihindari, aparat kepolisian yang berjaga terlibat aksi saling dorong dengan mahasiswa, bahkan sejumlah mahasiswa yang memandu massa aksi dari atas bus yang diparkir di halaman gedung DPRD Sumsel, dipaksa turun, untuk menenangkan mahasiswa lainnya.

Kericuhan mulai dapat diatasi saat Kapoltabes Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono turun langsung ke lokasi dan langsung menenangkan massa aksi dan aparat kepolisian lainnya.

Baca Juga :   Petugas gabungan BPBD Sumsel, Manggala Agni, TNI dan SatpolPP Provinsi Tak kenal Lelah Padamkan Api (Foto)

Koordinator aksi yang juga Presiden Mahasiswa Universitas Mahasiswa (Unsri), Trisno mengungkapkan rasa kecewanya setelah tidak satupun anggota dewan yang menemui mereka. Padahal katanya, persoalan yang mereka suarakan adalah permasalahan rakyat.

“Kami ingin menyampaikan tuntutan menolak kenaikan harga BBM dan impor beras. Tapi dari 75 anggota DPRD Sumsel tidak ada satupun ada ditempat. Kami menunggu dari siang tapi kami tidak direspon dengan baik,” tukasnya.

Puluhan Polisi yang berjaga sempat kewalahan membendung ratusan mahasiswa yang hendak memaksa masuk gedung DPRD Sumsel, Kamis (15/3/2018).foto Ferdinand Deffriyansyah

Trisno juga menjelaskan, kehadiran Sekwan Sumsel di tengah-tengah massa aksi belum menghasilkan keputusan apapun. “Sekwan belum bisa mengambil tindakan atas tuntutan kami. Hari Senin nanti, kami ingin dipastikan, ada anggota dewan yang menemui kami,” ujarnya.

Ketika disinggung aksi dorong mendorong dengan aparat kepolisian, Trisno menuturkan, pihaknya mengapresiasi pengawalan polisi. “Kami berharap bisa masuk ke dalam rumah rakyat. Tapi terjadi gesekan karena ada satu teman kami yang dipukul. Kami kecewa dan minta Kapolresta minta maaf. Dimana cita-cita demokrasi,” paparnya.

Baca Juga :   Tim Pemenangan Harnojoyo - Finda Sambangi PPP

Kapoltabes Palembang Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono meminta agar tidak ada aksi anarkis. Karena saat ini anggota DPRD sedang reses. “Tidak ada aksi anarkis. Ini mau pesta demokrasi. Mau maksa masuk mau nemui siapa. Karena saat ini anggota DPRD tidak ada didalam,” ucapnya.

Menurutnya, aparat kepolisian sudah bersusah payah menjaga keamanan dan ketertiban Kota Palembang. “Jangan mancing keributan. Tahun ini pesta demokrasi, ini wilayah saya. Jangan sampai warga dari luar Kota Palembang mencoba mengganggu ketertiban dan keamanan Kota Palembang,” tukasnya.

Wahyu juga menghimbau anggotanya untuk tidak bergerak sendiri. “Tidak ada anggota Polres bergerak sendiri-sendiri tanpa intruksi dari saya. Negara ini negara kesatuan, mereka juga saudara kita juga,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Sumsel Ramadhan S Basyeban menuturkan, tidak ada satupun anggota DPRD Sumsel yang dapat menemui, karena sedang melakukan tugas luar sehubungan pembahasan dan penelitian Pansus Raperda.

“Senin nanti silahkan datang, akan kami fasilitasi,” ujarnya. (awj)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Avatar

Lihat Juga

Ketua Waria Palembang Digorok Usai Bercinta, Pelaku Tertangkap di Lubuklinggau

Palembang, KoranSN Muhammad Jagad (30), tersangka kasus pembunuhan Ketua Organisasi Waria Kota Palembang, yakni korban …