Home / Gema Sriwijaya / Desak Pemkab PALI Ukur Ulang Lahan PT GBS

Desak Pemkab PALI Ukur Ulang Lahan PT GBS

Tampak belasan warga saat mendatangi kantor bupati PALI. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Belasan warga mendatangi kantor Bupati PALI di Jalan Merdeka Km 10 Kelurahan Handayani Mulya Kecamatan Talang Ubi untuk meminta Pemkab PALI agar mengukur ulang lahan PT Golden Blossom Sumatera (GBS), perusahaan perkebunan kelapa sawit yang beroperasi di sekitar wilayah Kecamatan Abab, Rabu (10/1/2018).

Dimintanya pengukuran ulang, karena diduga pihak perusahaan telah memanipulasi data lahan perusahaan tersebut.

Kedatangan belasan warga tersebut mendapat pengawalan ketat dari Satpol-PP. Dalam orasinya, Sony Tornando, koordinator aksi tersebut menyebutkan bahwa pihak perusahaan dimaksud telah melakukan pelanggaran.

“Kami menuntut Pemkab PALI agar mendata ulang serta mengukur kembali lahan yang dipakai PT GBS untuk perkebunan kelapa sawit, sebab dari data kita ada sekitar 3.500 hektar lahan untuk perkebunan yang dimanipulasi,” kata Sony.

Selain meminta pemerintah agar mengukur kembali lahan PT GBS, warga juga mendesak Pemkab mendata ulang tenaga kerja yang ada di perusahaan tersebut.

“Disinyalir banyak pekerja tidak memiliki kontrak kerja yang jelas, ini tentu merugikan pekerja yang rata-rata putra daerah setempat. Untuk itu kami meminta juga Pemkab mendata ulang seluruh pekerja. Disamping itu pemerintah juga harus tegas menegur perusahaan untuk transparan dalam pembagian hasil lahan plasma,” pintanya.

Orasi puluhan warga tidak berlangsung lama, sebab Pemkab langsung menerima perwakilan aksi tersebut kemudian diajak berdiskusi di aula kantor Bupati. Perwakilan pengunjuk rasa diterima langsung Asisten I, Rizal Pahlevi, kepala dinas Tenaga kerja dan Transmigrasi Kabupaten PALI, Usman Dani.

Pada pertemuan tersebut dihasilkan kesimpulan bahwa Pemkab akan segera memanggil pihak PT GBS serta mengundang Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk mengukur lahan GBS.

“Senin ini akan kita panggil pihak GBS, serta atas nama Pemkab PALI akan mengundang juga dari BPN, selanjutnya kita akan tanyakan data dari GBS serta bermusyawarah memecahkan permasalahan ini,” ungkap Usman Dani, kepala Disnakertrans PALI.

Terpisah, Edi Paris, perwakilan pihak PT GBS menyangkal perusahaannya memanipulasi lahan perkebunan kelapa sawit.

“Kami jelas ada HGU, disitu tertera penjelasan berapa lahan inti serta ijin lahan plasma juga ada. Apabila Pemkab PALI memanggil kami, maka pihak perusahaan akan siap datang untuk menjelaskan permasalahan ini,” tandasnya. (ans)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Ratusan Petugas Pemuktahiran Data Pemilih Diturunkan di Lubuklinggau

Lubuklinggau, KoranSN Ketua KPUD Kota Lubuklinggau, Efriadi Suhendri melalui Devisi Teknis, Efrizal mengatakan, guna mensukseskan ...

error: Content is protected !!