Sabtu , Februari 16 2019
Home / Lacak / Desakan Ekonomi, Petani Karet Nekat Rampok Tetangga Sendiri

Desakan Ekonomi, Petani Karet Nekat Rampok Tetangga Sendiri

Tersangka setelah diamankan di Polsek Penukal Abab. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Aparat Sat Reskrim Polsek Penukal Abab pimpinan Iptu Acep YS, kemarin membekuk tersangka Eko Sandari alias Eko (30), warga Dusun IV Desa Pengabuan Induk Kecamatan Abab Kabupaten PALI lantaran telah melakukan perampokan terhadap korban Desi (24), yang tak lain masih tetangga tersangka sendiri.

Tersangka diamankan saat sedang berada di rumahnya. Disana, petugas yang telah mengincar tersangka sejak aksi perampokan yang dilakukannya, langsung bergerak cepat melakukan penyergapan.

Tersangka yang terkejut melihat kedatangan petugas bersenjata lengkap, sempat berusaha kabur namun upaya sia-sia lantaran posisinya sudah terkepung.

Setelah diringkus, namun tersangka terus tidak mau ditangkap hingga membuatnya mencoba melarikan diri saat diperjalanan menuju Polsek. Sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas dengan menghadiahi sebutir timah panas di betis kirinya, hingga membuatnya tak mampu berkutik lagi.

Baca Juga :   Kawanan Begal Bermodus Pura-pura Membeli HP Diringkus

Kapolsek Penukal Abab, Iptu Acep mengatakan, aksi perampokan yang dilakukan tersangka terhadap tetangganya itu, terjadi Selasa lalu (9/1/2018) sekitar pukul 02.00 WIB, saat korban sedang tidur.

Tiba-tiba korban mendengar suara berisik dari dalam salah satu ruangan dirumahnya, yang membuatnya terjaga dan mencari sumber suara itu.

Alangkah terkejutnya korban, ketika melihat ke arah ruang tamu, ternyata korban melihat tersangka telah berada di rumahnya.

Tersangka yang juga kaget aksinya diketahui, langsung mengeluarkan Senpira dari pinggangnya dan mengarahkanya ke tubuh korban.

Sembari mengancam akan menembak apabila korban memberikan perlawanan. Tersangka juga meminta uang korban sebanyak Rp 20 juta. Setelah itu, tersangka langsung kabur dan korban menjerit meminta tolong para tetangga yang sedang tidur hingga ramai keluar rumah.

“Setelah mengetahui pasti, kita melakukan penangkapan tersangka yang saat itu diketahui berada dirumahnya. Tersangka sempat mencoba kabur dan melakukan perlawanan terhadap petugas, namun dengan kesigapan petugas, kita berhasil melumpuhkan tersangka dengan timah panas di bagian kaki kirinya,” jelas Acep.

Baca Juga :   Uang Rp 230 Juta Untuk Naik Haji Dibawa Kabur Anak Kandung

Dikatakannya, saat ini tersangka sudah diamankan di Polsek Penukal Abab demi penyidikan lebih lanjut.

“Tersangka masih kita amankan di Polsek, demi penyidikan barang bukti Senpira yang digunakannya. Untuk pelaku sendiri akan kita kenakan pasal 365 KUHP dengan ancaman kurungan sembilan tahun penjara,” jelasnya.

Sementara, tersangka Eko mengakui perbuatannya tersebut, lantaran terdesak kebutuhan ekonomi yang melilit keluarganya.

“Duitnya aku gunakan untuk kebutuhan sehari-hari keluarga. Aku menyesal Pak! telah melakukan aksi tersebut dan siap bertanggung jawab,” aku petani karet ini. (ans)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Tak Dikasih Uang, Suami di Muratara Cekik dan Ancam Istri Pakai Kapak

Musirawas, KoranSN Kasus tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) kembali terjadi dalam wilayah hukum ...