Kamis , Februari 21 2019
Home / Lacak / Diancam Dibunuh Otak Perampokan, Fran & Acun Habisi Sofyan Driver Taksi Online

Diancam Dibunuh Otak Perampokan, Fran & Acun Habisi Sofyan Driver Taksi Online

Tersangka Fran dan Acun (baju merah) saat diamankan di Polda Sumsel. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Yoga Baskara, Jumat (16/11/2018) mengatakan, jika tersangka Franata Ariwibowo alias Fran (18) dan Acundra alias Acun (21) yang keduanya menyerahkan diri, nekat menghabisi nyawa Sofyan (47) driver taksi online karena diancam oleh otak dalam kasus perampokan korban, yakni pelaku Akbar (DPO).

Menurut Yoga, sebelum merampok dan membunuh korban, awalnya Frans dan Acun diajak oleh pelaku Ridwan (tertangkap) bertemu dengan pelaku Akbar. Dalam pertemuan tersebutlah Akbar mengajak merampok driver taksi online.

“Namun saat keempat pelaku ini tiba di Palembang. Ketika itulah pelaku Akbar mengancam Fran dan Acun dengan ancaman akan dibunuh, kalau keduanya tidak membunuh korban yang akan dirampok,” ungkapnya.

Baca Juga :   Bertransaksi Narkoba, Oknum Mahasiswa Disergap

Masih dikatakan Yoga, dari itulah saat korban Sofyan yang menjadi korbannya, para pelaku membunuh korban dengan sadis.

“Jadi tersangka Fran dan Acun ini dibawah tekanan dan ancaman pelaku Akbar. Sebab kalau korban tidak dibunuh maka Fran dan Acun yang akan dibunuh oleh Akbar,” jelasnya.

Menurut Yoga, para pelaku semuanya berasal dari Muratara. Hanya saja, untuk pelaku Akbar yang masih DPO merupakan pendatang di Kabupaten Muratara.

“Akbar ini warga pendatang di Muratara, karena mendapatkan istri yang merupakan warga Muratara,” katanya.

Lanjut Yoga, dalam kasus ini baru tiga tersangka yang telah ditangkap. Sementara untuk pelaku Akbar masih dalam pengejaran anggota kepolisian di lapangan.

Baca Juga :   Pistol dan Selongsong Peluru Ditemukan di Rumah Korban Tewas Satu Keluarga

“Selain telah mengamankan tersangka Ridwan, Fran dan Acun, dalam kasus ini kami juga telah mengamankan mobil milik korban yang dirampas para pelaku. Mobil tersebut kami temukan di kawasan Kerinci Jambi tapatnya diperbatasan Padang Sumatera Barat,” tandasnya.

Untuk diketahui, terungkapnya kasus ini setelah istri korban yakni Fitriani (32), didampingi keluarganya, Selasa lalu (30/10/2018) melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Sumsel lantaran Sofyan tak kunjung pulang ke rumah. Laporan tersebut diterima pihak kepolisian dengan bukti laporan Nomor: LPB/862/X/2018/SPKT Polda Sumsel.

Usai ditangkapnya pelaku Ridwan, lalu polisi melakukan pemeriksaan kepada tersangka hingga akhirnya jenazah korban ditemukan sudah dalam kondisi tidak untuh lagi. Tak lama kemudian, dua pelaku lainnya yakni; Fran dan Acun menyerahkan diri ke Polsek Karang Dapo Muratara. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Bocah 10 Tahun di OKI Tewas Terpanggang

Kayuagung, KoranSN Kebakaran rumah akibat korsleting listrik kembali terjadi. Kali ini menimpa rumah milik Sumardi ...