Dianiaya Istri, Yudi Lapor Polisi

KEKERASAN-ILUSTRASI-ANTARA2-370x233

Palembang, SN
Muhammad Yudi (33), warga Jalan KH Azhari Lorong Beringin Jaya RT 19 RW 05 Kelurahan 13 Ulu Kecamatan SU I, Kamis (10/9) mendatangi SPKT Polresta Palembang.
Kedatangan Yudi untuk melaporkan istrinya sendiri ‘RW’ (33) dan mertuanya ‘IK’ (52) warga Kelurahan 7 Ulu Kecamatan SU I, karena diduga menganiaya pelapor (Yudi).

Dihadapan petugas SPKT Yudi menuturkan, peristiwa itu terjadi kemarin pagi pukul 09.00 WIB. Saat itu ia sedang mendatangi kediaman ‘RW’ untuk menjenguk buah hatinya ‘AF’ yang masih berumur dua setengah tahun.

Tiba-tiba terlapor ‘RW’ menghampiri dan mengusirnya. Hal itu tak mengurungkan niatnya untuk menumui anaknya, lantaran ia tak mau pergi membuat ‘RW’ dan ‘IK’ mengambil kayu dan langsung menghantamkan ke arah kepalanya.

“Aku cuman mau liat anak saya, tetapi mereka berdua (‘RW dan ‘IK’) menghalangi. Bahkan mereka mengambil balok dan langsung memukuliku, aku sempat pingsan dan menjadi tontonan warga sekitar, aku malu Pak!,” katanya.

Baca Juga :   Satu Minggu Pacaran, Akbar Renggut Kesucian Bunga

Akibatnya, Yudi harus mengalami beberapa luka robek di bagian kepala dan wajahnya.

Dilanjutkan Yudi, ia dan istrinya ‘RW’ saat ini memang kurang baik bahkan mereka kini sedang menjalani proses perceraian di pengadilan.

“Kami memang sudah tak akur lagi, sekarang kami tinggal menunggu keputusan untuk bercerai, namun meskipun begitu saya ayah kandung ‘AF’ dan berhak untuk melihat anak saya ‘AF’ kapan saja,” ujarnya.

Masih katanya, ia tak tahu sebabnya kenapa ‘RW’ satu bulan belakangan ini tak seperti biasanya. Perubahaan istrinya terlihat saat ia berubah pekerjaannya. Dimana sebelumnya ia merupakan karyawan swasta di salahsatu perusahaan di Kota Palembang, saat ini bekerja sebagai buruh bangunan. “Dulu kami akur, namun semenjak aku di PHK, ia (RW) berubah,” keluhnya.

Baca Juga :   Polda Sumsel Koordinasi dengan Polda Metro Jaya, Ungkap Jaringan di Jakarta

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Suryadi SIK melalui Kanit SPKT, Cek Mantri membenarkan pihaknya telah menerima laporan korban dengan tanda bukti No : LP/B- 1983/IX/2015/Resta/Sumsel dan akan segera ditindaklanjuti. “Kita sekarang sedang memperoses aduan korban untuk menelusuri kebenarannya,” singkat Kanit (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

KPK Panggil 14 Saksi Kasus Suap Pengaturan Proyek Pemkab Indramayu

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (30/11/2020) memanggil 14 saksi dalam penyidikan kasus suap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.