Diduga Ada 2 Pelaku Eksekusi Waria Hingga Tewas di Salon Kiki Maskarebet

Lokasi salon, tempat ditemukannya korban Chika tewas. (Foto-foto-Dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Dari hasil penyelidikan pihak kepolisian terkait kasus pembunuhan Aldi alias Chika (25), seorang Waria yang tewas di dalam Salon Kiki Jalan KH Ahmad Dahlan Kelurahan Talang Kelapa Maskarebet Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang, diduga ada dua pelaku yang mengeksekusi korban hingga tewas.

Demikian dikatakan Kapolsek Sukarami, Kompol Rivanda, Rabu (17/1/2018).

“Hasil penyelidikan sementara, diduga ada dua pelaku yang membunuh korban Aldi alias Chika di dalam salon tersebut. Ciri-ciri pelaku sudah kami ketahui, tapi untuk identitasnya belum diketahui dan anggota masih terus melakukan pendalaman penyelidikan,” kata Kapolsek.

Diungkapkan Kapolsek, sejauh ini polisi belum dapat memastikan motif pelaku membunuh korban. Karena untuk lebih jelasnya akan terungkap, setelah pelakunya ditangkap. Meskipun demikian, dugaan dendam atau korban memergoki pencuri yang masuk ke dalam salon kemungkinan juga bisa terjadi.

Baca Juga :   Kembali, KPK Periksa 3 Pegawai Dinas PUPR di Polda Sumsel Terkait OTT Bupati Muara Enim

“Untuk barang-barang dan HP korban memang tidak ada yang hilang, jadi kemungkinan korban memergoki pencuri yang masuk ke dalam salon bisa terjadi. Sedangkan untuk masalah asmara, kami belum menemukannya. Nanti setelah pelakunya tertangkap, barulah diketahui motif pembunuhan korban,” ujar kapolsek.

Diberitakan sebelumnya, warga Jalan KH Ahmad Dahlan Kelurahan Talang Kelapa Maskarebet Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang, Selasa (16/1/2018) pukul 11.00 WIB dihebohkan dengan penemuan jenazah Waria di dalam Salon Kiki yang lokasinya persis di pinggir jalan tersebut.

Ratusan warga yang penasaran langsung mendatangi lokasi kejadian hingga memenuhi teras Salon Kiki, bahkan hingga memenuhi jalan yang berada di sekitaran lokasi kejadian.

Baca Juga :   JPU KPK Limpahkan Berkas Perkara Saiful Ilah ke Pengadilan Tipikor

Pihak kepolisian dari Sat Reskrim Polresta Palembang dan Polsek Sukarami langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Kemudian jenazah korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara didampingi Kapolsek Sukarami, Kompol Rivanda usai melakukan olah TKP di lokasi kejadian mengatakan, korban tewas diduga menjadi korban pembunuhan. Sebab saat ditemukan, kepala korban terbungkus kain dan juga ditemukan tagung gas LPG 3 Kg didekat jenazah korban.

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Amankan Barang Elektronik Geledah Rumah Dinas Istri Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan dokumen dan barang elektronik dari penggeledahan rumah dinas …