Diduga Anak Tewas Dianiaya, Ayah Lapor Polisi

Orang tua korban Noviolanda Shellatama saat melapor ke Polresta Palembang, Selasa (27/12/2016). (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Diduga putrinya yang bernama Noviolanda Shellatama (18), tewas dianiaya di tempat kosnya di Jalan Mayor Salim Batubara No 1184 Kelurahan 20 Ilir Kecamatan Kemuning membuat Holan Sitompul (46), ayahanda korban, Selasa (27/12/2016) melaporkan rekan korban berinisial ‘C’ ke SPK Terpadu Polresta Palembang lantaran diduga sudah melakukan penganiayaan dan pemukulan hingga berujung kematian korban.

Dihadapan petugas, warga Dusun 1 D Tegal Rejo Kecamatan Tugu Mulyo Kabupaten OKI ini menjelaskan kematian tak wajar yang dialami putrinya diketahui saat dirinya dan keluarga mendapatkan kabar dari Polsek Kemuning jika putrinya tersebut ditemukan tewas di tempat kosnya.

“Mendapatkan kabar tersebut, saya dan isteri langsung ke Palembang dan menuju Rumah Sakit tempat anaknya di bawa. Dilokasi, saya melihat anak saya telah dalam kondisi terbujur kaku. Anak saya itu baru saja indekos disana Pak!, dengar kabar jika anak saya meninggal, kami sangat terkejut,” jelasnya ayahanda korban.

Baca Juga :   Dua Warga Asal Jakarta Kedapatan Ngutil 300 Lembar Baju

Dilanjutkannya, dugaan ketidakwajaran tewasnya korban, diketahui saat dirinya melihat tubuh korban banyak ditemukan luka lebam dan memar. “Saya melihat kondisi tubuh anak saya banyak ditemukan luka-luka lebam akibat penganiayaan seperti di tangan kanan, mata kiri dan dipaha korban,” akunya.

Mengetahui hal itu, dirinya langsung menelusuri penyebab tewasnya korban dengan bertanya kepada orang sekitar tempat ditemukannya korban tewas. Dari sana, ia semakin curiga jika anaknya tewas dianiaya karena salah satu saksi mata berinisial ‘R’ mengatakan jika pada tanggal 13 Desember sekitar pukul 13.00 WIB, ia (saksi) melihat korban di aniaya terlapor ‘C’.

Baca Juga :   KPK Tetapkan Bupati Muara Enim Sebagai Tersangka

“Tak hanya dari pengakuan tetangga kos anak saya, satpam tempat kos anak saya juga menjelaskan jika ditanggal yang sama, terlapor ‘C’ terlapor berlari keluar dari dalam kosan anak saya. Makanya saya, curiga  jika anak saya tewas karena dianaya oleh terlapor,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marulli Pardede mengatakan laporan yang dibuat Holan Sitompul sudah diterima pihaknya dan segera akan dilakukan proses penyelidikan. “Kasus ini, segera akan ditindaklanjuti. Keluarga korban sedang kita mintai keterangannya guna menggali informasi mendalam terkait dugaan tewasnya korban karena dianiaya,” tutupnya. (den)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Dalami Saksi Soal Kontrak dan Penganggaran Mitra Penjualan PT DI

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi mendalami pengetahuan empat saksi, terkait dengan pembuatan kontrak dan penganggaran …