Diduga Curi Sapi, Awi Tewas Dimassa

Tersangka Awi ketika dibawa ke Puskesmas di Kecamatan Penukal. (foto/Anasrul)
Tersangka Awi ketika dibawa ke Puskesmas di Kecamatan Penukal. (foto/Anasrul)

PALI, KoranSN

Awi (40), warga Desa Tempirai, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) harus meregang nyawa dengan tubuh penuh luka memar, setelah puluhan warga di sekitar wilayah Desa Mangkunegara (Sebetai), Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI yang kesal, beramai-ramai menghakiminya di tempat.

Informasi yang dihimpun SN, kejadian tersebut berlangsung Selasa (24/5/2016) sekitar pukul 09.00 WIB, di Simpang Empat Talang Nangka, Desa Mangkunegara, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, setelah Bernas, pemilik sapi mengetahui sapi miliknya hilang, sehingga membuatnya langsung mengajak keluarganya untuk melakukan pencarian.

Saat tiba di lokasi kejadian, puluhan warga ini memergoki Awi bersama rekannya, Alpian (33), warga Tanjung Baru, Kecamatan Penukal Utara, Kabupaten PALI, sedang membawa sapi tersebut. Tak ayal, hal tersebut membuat emosi warga langsung memuncak dan tak terkendali, sehingga langsung menghakimi kedua orang ini hingga tidak berdaya.

Baca Juga :   Jelang Natal dan Tahun Baru 2018, Harga Sembako Mulai Naik

Beruntung pengeroyokan tersebut, berhasil dilerai setelah perangkat desa dan aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian. Namun, naas dialami Awi, diduga dirinya kehabisan darah, membuatnya harus menghembuskan nafas terakhirnya. Sedangkan, rekannya Alpian berhasil diselamatkan dan langsung dijebloskan ke hotel prodeo Mapolsek Penukal Abab.

Menurut warga setempat berinisial Jk yang tidak mau namanya ditulis lengkap mengatakan, kejadian tersebut membuat warga Desa Mangkunegara heboh. Dimana, para pelaku yang diduga menjalankan aksinya saat jam subuh ini, langsung membuat warga setempat melakukan penyisiran di sepanjang jalan yang dilewati jejak sapi tersebut.

“Warga melakukan penelusuran dengan mengikuti jejak kaki sapi tersebut. Dan berujung dengan ditemukanya pelaku di lokasi tersebut. Karena, warga sangat emosi langsung membuat pelaku beramai-ramai menghakiminya, dengan memukul keduanya dengan benda tumpul. Tapi saat hendak dibawa polisi keduanya masih bernafas pak,” katanya.

Baca Juga :   Dodi Tawari Ketua PT Sumsel Makan Pindang Salai

Sementara, Kapolres Muara Enim AKBP Nuryanto SIK, melalui Kapolsek Penukal Abab AKP Indrowono SH mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan beberapa barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian, dan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi-saksi.

“Kita telah melakukan pemeriksaan terhadap para saksi-saksi, dan pemilik sapi itu sendiri. Saat ini kita sedang melakukan pengembangan, apakah pelaku ini lebih dari dua orang atau tidak. Memang satu orang meninggal dunia. Dan satu orang lagi telah kita amankan di kantor,” pungkasnya. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Mantan Pejabat Kemenkes Didakwa Rugikan Negara Hingga Rp14,139 Miliar

Jakarta, KoranSN Mantan Kepala Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Bambang Giatno Rahardjo didakwa melakukan korupsi dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.