Home / Headline / Diduga Dirampok, Driver Taksi Online Ditemukan Tewas di Jembatan Babat Toman Muba

Diduga Dirampok, Driver Taksi Online Ditemukan Tewas di Jembatan Babat Toman Muba

Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Palembang Periode 2018-2023
Adik korban saat membuat laporan ke Polda Sumsel. (Foto-Dedy/Koransn)

Palembang, KoranSN

M Aji Saputra (26), driver taksi online, Kamis (14/6/2018) ditemukan tewas mengenaskan di Jembatan Babat Toman Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Korban tewas diduga menjadi korban perampokan.

Atas kejadian tersebut pelaku berhasil membawa kabur mobil milik korban dan barang-barang berharga milik korban. Kini pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini.

Aidil Fitriansyah (22), warga Komplek Perumdam Talang Kelapa Kecamatan Alang Alang Lebar yang merupakan
adik korban saat membuat laporan ke Polda Sumsel mengatakan, pertama kali pihak keluarga mendapat kabar duka ditemukannya korban meninggal dunia setelah dihubungi oleh pihak kepolisian Polsek Babat Tomat.

Dimana saat itu, petugas menyampaikan jika Almarhum ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan tanpa pakaian di Jembatan Babat Toman Muba.

“Kakak saya ini memang kesehariannya bekerja sebagai driver taksi online. Dan sebelum ditemukan meninggal dunia, Almarhum sedang bekerja mengantar penumpangnya,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, usai mendapati kabar duka itu, pihak keluarga langsung berkomunikasi dengan pihak perusahaan taksi online tempat korban bekerja. Hasilnya, diketahui jika sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sedang mengantarkan penumpang yang mengorder melalui aplikasi dengan nama pemesan yakni ‘GR’.

“Pemesanan taksi online dilakukan di JM Sukarami Jalan Kol H Burlian menuju Jalan Suka Bangun II sekitar pukul 21.25 WIB,” katanya.

Lanjutnya, seusai mendapatkan orderan tersebut atau sekitar pukul 22.00 WIB, handphone korban tidak bisa dihubungi oleh isterinya sampai akhirnya keluarga menerima kabar duka ini.

“Almarhum sudah berkeluarga dan memiliki dua anak yang masih kecil-kecil. Dengan telah membuat laporan kepolisian di Polda Sumsel, kami berharap agar pelakunya segera ditangkap,” tandasnya.

Diketahui laporan keluarga korban diterima pihak kepolisian dengan nomor laporan (LP): 481/VI/2018 tanggal 14 Juni 2018.

Sementara itu Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, jika dirinya sudah bertemu dengan adik korban yang menyampaikan tentang korban sebelum ditemukan tewas.

Menurut Kapolda, saat ini polisi sedang melakukan penyelidikan untuk menangkap pelakunya.

“Jadi untuk pelakunya akan kami cari dimana pun mereka berada, pelakunya akan kami tangkap,” tegas Kapolda.

Lanjut Kapolda, meskipun apabila dalam pengejaran nanti pelakunya bersembunyi ke liang kubur, tetap akan dikejar untuk ditangkap.

“Saya sudah perintahkan anggota untuk menyelidiki dan mengejar pelakunya dan akan kita tindak tegas,” ungkap Kapolda. (ded)

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Bos Travel Umroh Raup Rp 20 Miliar dari Menipu 1000 Calon Jamaah Umroh & Haji di Sumsel

Palembang, KoranSN Tersangka Faorita alias Rita (47), yang merupakan Direktur PT Hasanah Barokah Sriwijaya meraup ...

error: Content is protected !!