Diduga Lahan Dirusak dan Diserobot, Ahmad Lapor Polisi

Ahmad Masruri usai melapor ke Polres OKI. (foto-maniso/koransn)

Kayuagung, KoranSN

Merasa lahan yang dimilikinya diduga dirusak hingga mengalami kerugian ratusan juta rupiah, Ahmad Masruri (50), warga RT 02 RW 04 Desa Tugu Mulyo Kecamatan Lempuing OKI melaporkan dua orang ke SPKT Polres OKI, Senin (13/4/2020). Adapun yang dilaporkan, yakni ‘S’ dan ‘D’.

Menurut Ahmad Masruri, kedua terlapor diduga telah melakukan tindakan penyerobotan lahan, pengerusakan kebun karet dan dugaan pencurian batang pohon tembesu milik pelapor yang terletak di RT 5 Lingkungan V Kelurahan Jua- jua Kecamatan Kayuagung.

Baca Juga :   KPK Eksekusi Erwin Sya'af Arief ke Lapas Cipinang

Pelapor juga menjelaskan, sebelumnya ia sudah pernah melaporkan tindak pidana dugaan pengerusakan, penyerobotan, dan pencurian ini. Namun saat itu, pelapor diberi arahan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut secara perdata terlebih dahulu.

Kemudian pelapor melayangkan gugatan secara perdata atas perkara tersebut ke Pengadilan Negeri Kayuagung dan Pengadilan Tinggi Palembang dan dinyatakan menang hingga berkekuatan hukum tetap.

“Sekarang sudah ada keputusannya. Dan gugatan tersebut memutuskan bahwa saya pemilik sah atas lahan itu,” ungkapnya.

Hal ini dibuktikan dengan adanya hasil keputusan Pengadilan Negeri Kayuagung Perkara Perdata Nomor : 13/Pdt.G/2019/PN. KAG dan Pengadilan Tinggi Palembang ( Banding ) No.12/PDT/2020/PT.PLG dan Surat Keterangan Berkekuatan Hukum Tetap dari Pengadilan Negeri Kayuagung Nomor : W6.U2/343/HK.02/IV/2020.

Baca Juga :   Residivis Bandar Dadu Kuncang Kembali Masuk Bui

Dengan adanya surat keputusan tersebut, pelapor melanjutkan laporannya ke pihak kepolisian. Sebab pelapor mengalami kerugian secara materil mencapai Rp 280 juta.

“Saya menuntut kedua terlapor untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum,”pungkasnya. (iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Kembali Panggil Komisaris PT RPI Terkait Suap Pengadaan Bansos

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (1/3/2021) kembali memanggil Komisaris PT Rajawali Parama Indonesia …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.