Diduga Tak Terima Diputusi, Mantan Kekasih Tembaki Rumah Popi

Popi (24) saat melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Popi (24), wanita yang tinggal di Jalan Kirangga Wirasantika RT 19 RW 07 Kelurahan 30 Ilir Kecamatan IB II, Selasa malam (21/22017) mendapatkan amukan dan teror penembakan dirumahnya yang dilakukan mantan kekasihnya, hal ini diduga lantaran mantan kekasihnya tak terima diputusi hubungan oleh Popi.

Tak terima perbuatan tersebut, wanita yang baru satu bulan menjalin hubungan asmara dengan ‘NV’ (23), mantan kekasihnya tersebut, Rabu (22/2/2017) melaporkan lelaki yang pernah dicintainya itu ke SPK Terpadu Polresta Palembang.

Didepan petugas, Popi menceritakan, aksi koboi penembakan menggunakan airsoft gun yang dilakukan mantan kekasihnya tersebut terjadi, karena terlapor tak terima di putuskan tali kasihnya oleh korban.

Terlapor yang merasa masih mencintai Popi, merasa sakit hati dan nekat mendatangi korban dirumahnya sambil membawa airsoft gun. Kedatangan terlapor yang tak di terima korban, lantas membuat terlapor tak terima dan marah.

Baca Juga :   Memiliki Sabu, Oknum Kades Ditangkap

“Ketika dia (NV) datang kerumah, sambil berteriak kepada saya ‘mengapa kau putuskan aku’. Saya tak menanggapi perkataanya dan langsung menutup pintu rumah. Disana terlapor ini, sakit hati dan menembaki kaca rumah saya hingga pecah dengan airsoft gun yang setiap hari dibawa oleh terlapor,” katanya.

Dijelaskan Popi, alasannya memutuskan jalinan cinta dengan lelaki yang juga merupakan atasan di tempatnya bekerja itu, lantaran ia sudah tak tahan lagi dengan tingkah laku terlapor yang berubah seratus persen. Awalnya, terlapor yang dulunya penyayang kini menjadi suka marah-marah.

“Saya pacaran dengannya hanya satu bulan karena tidak ada kecocokan lagi diantara kami. Saya tak habis pikir, dengan perbuatannya yang nekat mengancam dan menteror saya, jika tak ingin lagi kembali padanya, saya akan terus dikejar,” akunya.

Baca Juga :   Kepala Cabang Palembang dan Pimpinan Abu Tour Terancam Dijemput Paksa

Korban juga menjelaskan, jika terlapor selalu membawa airsoft gun setiap harinya kemana-mana. “Setiap kali jalan dengan saya, dia selalu membawa airsoft gun itu, dengan alasan untuk berjaga diri” ungkapnya.

Kasat Reskrim Polresra Palembang, Kompol Maruly Pardede membenarkan kalau korban mendatangi Polresta Palembang. “Ya, korban memang mendatangi Polresta Palembang. Dan untuk kasusnya sekarang ditangani oleh Polsek IB II,” tandasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Wali Kota Cimahi Diduga Terima Suap Rp 1,6 Miliar

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna (AJM) telah …