Diduga Terbakar Api Cemburu, Pacar Sekap dan Siksa Kekasih

Tersangka Rico saat diamankan petugas. (foto-rifat/koransn.com)

Lubuklinggau, KoranSN

Diduga dibakar api cemburu, pemuda pengangguran yakni Richo Sepyuliska (31) nekat menyekap serta menyiksa kekasihnya ‘KL’ (16) warga Kelurahan Durian Rampak, Kecamatan Utara I, Kota Lubuklinggau. Sehingga, korban harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lubuklinggau dr Sobirin setelah mengalami patah kaki, luka sayatan di leher dan luka lebam di sekujur tubuh akibat penganiayaan yang dilakukan tersangka.

Sedangkan, tersangka yang tinggal di Jalan Rambutan, Kelurahan Taba Jemekeh, Kecamatan Lubuklinggau Timur I ini harus mendekam di sel tahanan usai diamankan di oleh Sat Reskrim Polres Lubuklinggau di kediamannya.

Berdasarkan data yang dihimpun, perbuatan tersangka terbongkar berawal ketika nenek korban Muslaini (60), mendapati cucunya tidak pulang ke rumah selama tiga hari.

Merasa curiga, Muslaini mendatangi kediaman tersangka. Ketika itulah, Muslaini mendengar suara cucunya berada di dalam kamar rumah tersangka. Lantas ia pun, mendatangi Mapolres Lubuklinggau untuk meminta bantuan menyelamatkan ‘KL’ yang disekap oleh Richo.

Baca Juga :   Lawan Begal Motor, Pelajar SMA di Lubuklinggau Ditikam Pisau

Setibanya petugas di rumah tersangka, mendapati korban sudah mengalami luka lebam dan tak dapat berjalan lagi. Sehingga langsung dibawa ke RSUD dr Sobirin untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan tersangka diamankan di Polres Lubuklinggau.
Kapolres Lubuklinggau, AKBP Sunandar melalui Kasat Reskrim, AKP Ali Rojikin, Rabu (4/1/2018) membenarkan pihaknya telah mengamankan tersangka. Dalam kasus ini tersangka menyekap dan menganiaya korban hingga korban mengalami patah tulang dan terluka.

Masih dikatakannya, penangkapan tersangka berawal dari nenek korban mendatangi Mapolres Lubuklinggau untuk meminta bantuan menyelamatkan korban.

“Kita langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian dan benar, kita temukan korban dalam keadaan disekap. Korban kita evakuasi ke rumah sakit, sedangkan pelakunya langsung kita amankan di Mapolres,” ujarnya.

Baca Juga :   Polisi Gelar Rekonstruksi Pengeroyokan Berujung Maut

Ia mengatakan, dalam kasus ini tersangka dijerat dengan Pasal 76C Jo Pasal 80 (2) UU RI No 35 tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak.

“Tersangka masih menjalani pemeriksaan oleh anggota kita, kondisi korban masih dirawat di rumah sakit “ ujarnya. (rif)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Konstruksi Perkara Staf Khusus dan Sespri Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan konstruksi perkara Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan …