Home / Lacak / Dihantam Mobil Mewah di Soekarno Hatta, 1 Tewas 2 Kritis

Dihantam Mobil Mewah di Soekarno Hatta, 1 Tewas 2 Kritis


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Mengajak Masyarakat untuk datang Ke TPS dan menggunakan hak pilih
Mobil mewah saat diamankan di Pos Laka Musi II. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kecelakaan maut antara mobil mewah jenis sport dengan pengendara sepeda motor, Minggu malam (10/2/2019) sekitar pukul 23.00 WIB terjadi di Jalan Soekarno-Hatta Palembang. Akibat kecelakaan tersebut, pengendara sepeda motor tewas sementara dua penumpangnya kritis.

Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Arif Hartono melalui Kasubnit Lakalantas Ipda Sucipto, Senin (11/2/2019) mengatakan, adapun pengemudi sepeda motor yang tewas usai kecelakaan terjadi yakni, Rama Bahari (20), warga Jalan Letjen Harun Sohar Lorong Santoso Kelurahan Sukodadi Kecamatan Sukarami Palembang. Sementara untuk dua penumpang sepeda motor yang dibonceng, yakni Heri (33) dan Hairul (23) yang keduanya warga Pologadung Sukarami, kini keduanya masih dirawat di IGD RSMH Palembang lantaran kritis.

“Jadi saat kejadian korban Rama Bahari ini mengendarai sepeda motor membonceng Heri dan Hairul. Saat melintasi TKP, tiba-tiba datang mobil yang menabrak korban dari jalan melawan arus, lalu mobil tersebut menghantam sepeda motor korban sehingga membuat korban Rama Bahri tewas saat dilarikan ke rumah sakit,” ungkapnya.

Baca Juga :   Bupati Muba dan Isteri Hadiri Panggilan KPK

Dijelaskan Sucipto, dari hasil olah TKP yang dilakukan untuk dugaan kelalaian terletak pada pengendara mobil mewah, karena sopirnya melawan arus kemudian tidak memperhatikan halangan di depannya serta tidak menguasai rem hingga mobil tersebut menabrak sepeda motor korban.

“Untuk pengemudi mobil yang menabrak motor korban melarikan diri dengan berjalan kaki, sebab usai kecelakaan sopir tersebut meninggalkan mobilnya di TKP. Kini mobil tersebut telah kami amankan di Pos Laka Musi II Palembang, sementara untuk pengemudinya masih dalam penyelidikan dan pengejaran,” tegasnya.

Lanjut Sucipto, sedangkan untuk jenazah korban Rama Bahari telah dievakuasi oleh pihaknya ke ruang jenazah RSMH Palembang.

“Korban meninggal dunia dengan luka kening robek, pelipis kiri robek, dagu robek, leher lecet, pergelangan tangan kiri lecet dan paha kiri patah. Sedangkan untuk korban Heri dan Hairul, yang keduanya saat ini dirawat di IGD RSMH Palembang menderita luka lecet di kepala dan patah tulang di bagian kaki,” tandasnya.

Baca Juga :   Kasi Haji dan Umroh Kemenag Palembang Diperiksa Terkait Dugaan Penipuan Abu Tours

Sementara Dokter Forensik RSMH Palembang, dr Baringin Sitanggang mengungkapkan, jika pihaknya telah melakukan visum terhadap jenazah Rama Bahari. Hasilnya diketahui korban tewas diakibatkan benturan yang kuat di wajah bagian depan.

“Akibat benturan kuat tersebut membuat darah segar keluar dari mulut, hidung dan telinga korban. Hal inilah yang membuat korban tewas, sementara untuk luka lainnya di tubuh korban hanya luka lecet dan tulang patah di bagian kakinya,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, sedangkan untuk dua korban lainnya yakni Heri dan Hairul, keduanya kini masih dirawat di IGD RSMH Palembang.

“Kedua korban kondisinya kritis. Sementara untuk keluarga dari para korban hingga Senin sore belum ada yang datang untuk mengurus jenazah korban yang meninggal dunia dan mengurus dua korban lainnya yang kini dirawat di IGD,” tutup dr Baringin. (ded)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

13 Kali Beraksi di Kayuagung OKI, 2 Jambret Dibekuk

Kayuagung, KoranSN Sepak terjang dua pemuda pengangguran di perkotaan Kayuagung yang telah 13 kali menjambret …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.