Home / Lacak / Dimarahi Nyabu, Adrian Ngamuk Rusak Rumah Hingga Ancam Bunuh Ayah

Dimarahi Nyabu, Adrian Ngamuk Rusak Rumah Hingga Ancam Bunuh Ayah

Sukseskan Asian Games di Jakarta dan Palembang Tahun 2018
Tersangka (tengah) saat diamankan di Polsek SU I. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Sungguh tak patut ditiru apa yang dilakukan Adrian (22), pemuda yang tinggal di kediaman orang tuanya di Jalan Majapahit VIII Kelurahan Tuan Kentang Kecamatan SU I Palembang ini. Bukannya memperbanyak ibadah di bulan suci Ramadhan, malah melakukan pengrusakan rumah orang tuanya dan hendak membunuh ayah kandungnya sendiri.

Hal itu dilakukan Adrian, Senin (21/5/2018) hanya lantaran ayahnya yang bernama Lian (70), tidak memperbolehkan Adrian bersama beberapa temannya mengkonsumsi narkoba jenis sabu di rumahnya. Sehingga membuat pemuda pengangguran ini emosi dan melakukan hal yang tak pantas kepada orang tuanya.

Beruntung aksi mengamuknya Adrian bisa dihentikan setelah di lokasi kejadian ada beberapa petugas Sat Reskrim Polresta Palembang berpakaian preman yang sedang berpatroli. Akhirnya, Adrian diamankan petugas dan dibawa ke Polsek SU I untuk dilakukan pemeriksaan.

Lian ayah dari Adrian menjelaskan, anaknya mengamuk bermula saat ia selaku orang tua menegur kedatangan dua orang rekan Adrian yang berkunjung ke rumah untuk meminjam tempat buat mengkonsumsi sabu.

“Saya tidak senang jika rumah saya dijadikan anak saya dan teman-temannya sebagai tempat menggunakan sabu. Jadi saat itu mereka langsung saya suruh pergi. Tak lama kemudian, setelah teman anak saya pergi, anak saya ini malah mengamuk kepada saya dan ibunya dengan merusak sebagian barang yang ada di rumah. Bahkan anak saya ini juga mengancam ingin membunuh saya jika saya ikut campur urusannya,” ungkap Lian sedih.

Lanjutnya, takut terjadi apa-apa saat anaknya mengamuk lantas ia langsung pergi lewat pintu belakang rumah.

“Saya takut, makanya saya pergi dan dia (Adrian) terus mengamuk di rumah. Untungnya, di sekitar lokasi ada petugas yang sedang berkeliling hingga anak saya langsung ditangkap,” katanya.

Ia juga menambahkan, perbuatan Adrian bukanlah yang pertama kalinya terjadi.

“Sudah sering Pak! Dua hari yang lalu anak saya ini juga sempat memukul ibunya karena minta uang. Kami sudah tidak tahan dan ingin dia dipenjara. Biar dia jera,” terangnya.

Sementara tersangka Adrian saat dibincangi di Polsek SU I mengakui perbuatannya tersebut.

Dikatakannya, jika dirinya merasa menyesal sudah melakukan semua itu kepada kedua orang tuanya. Tak hanya itu, di kantor polisi Adrian juga menyadari jika apa yang ia lakukan tersebut adalah perbuatan dosa.

“Saya khilaf Pak! Saya hanya kesal dengan ayah yang memarahi teman saya yang main ke rumah.

Memang saya dan teman saya sering konsumsi narkoba di rumah dan saya memang sering mengamuk di rumah, ya, saya pernah minta uang untuk membeli bensin tapi tidak dikasih hingga saya memecahkan kaca rumah dengan menggunakan bambu,” kata pemuda ini tertunduk di hadapan polisi.

Masih kata Adrian, jika ia tidak pernah memukul ibu kandungnya seperti apa yang disampaikan ayahnya dan dirinya menyangkal tudingan pemukulan terhadap ibunya tersebut.

“Tidak saya pukul Pak! Waktu itu, hanya disenggol di bagian pipi saja dan tidak kuat. Saya tahu dengan dosa, apa yang dibilang ayah saya itu semua itu tidak benar,” jelasnya.

Sedangkan Kapolsek SU I, Kompol Mayestika Hidayat membenarkan pihaknya telah menerima satu penyerahan seorang yang diduga melakukan pengrusakan.

“Sudah kita amankan dan saat ini masih menjalani pemeriksaan,” singkatnya. (den)

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Kedapatan Bawa Sabu, Remaja di Prabumulih Diciduk Poilsi

Prabumulih, KoranSN Remaja berinisial ‘NA’ (16), harus berurusan dengan pihak berwajib. Warga Kelurahan Cambai Kecamatan ...

error: Content is protected !!