Home / Gema Sriwijaya / Dinkes OKU Canangkan STBM

Dinkes OKU Canangkan STBM

kepala Dinas Kesehatan OKU Suharmasto SKM MEpid saat memberikan penghargaan. (foto/Ashadi)
Kepala Dinas Kesehatan OKU Suharmasto SKM MEpid saat memberikan penghargaan. (foto/Ashadi)

Baturaja, KoranSN

Pada peringatan Hari Kesehatan Nasional tahun 2016, Dinkes Ogan Komering Ulu (OKU) mencanangkan gerakan serentak Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) guna terwujudnya lingkungan yang sehat dan insan yang cerdas.

Gerakan STBM ini di deklarasikan secara bersama sama oleh perwakilan masyarakat, kepala desa/lurah dan camat, dengan tekad membuat jamban keluarga, hingga tidak akan ada lagi warga yang buang hajat di sembarang tempat.

Deklarasi ini dipromotori oleh sejumlah desa dan kelurahan yang sudah melakukan gerakan STBM, diantaranya Kelurahan Baturaja Permai Baturaja Timur, Desa Kedondong Kecamatan Peninjauan, Desa Batumarta II Kecamatan Lubukraja dan Desa Tanjungkarang Kecamatan Baturaja Barat.

Sebelumnya tahun 2015 lalu, dua desa yang terpilih sebagai desa Pamsimas dan sudah melaksanakan STBM adalah desa Tihang dan Desa Tualang Kecamatan Lengkiti.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan OKU Suharmasto SKM MEpid, Rabu (16/11/2016), sanitasi total ini merupakan gerakan yang mendesak untuk dilaksanakan demi terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat, dengan cara membuat jamban keluarga berikut sumber air bersih, hingga tercipta lingkungan yang benar benar bebas dari penyakit.

“Sekarang saatnya kita meninggalkan cara dan pola lama yang dianut seperti membuang hajat besar di aliran sungai atau di sekitar tempat tinggal yang dianggap cocok. Mari kita laksanakan gerakan ini (STBM) untuk berpikir maju dengan membuat jamban keluarga di setiap rumah,” katanya.

“Begitu juga air bersih perlu dibuat sumber yang benar-benar higenis yang aman dari segala kuman dengan membuat sumur keluarga, dengan begitu yakinlah suatu ketika nanti masyarakat kita akan tumbuh sehat dan cerdas karena didukung oleh lingkungan yang bersih, dan sungai yang selama ini menjadi tempat mandi cuci dan kakus (MCK) perlahan akan di tinggalkan masyarakat,” ungkap Suharmasto lagi.

Sementara moment upacara peringatan HKN ini juga di serahkan penghargaan kepada Tenaga Kesehatan Teladan, dr Triwulandari, kemudian Kesehatan Masyarakat Teladan diraih Febrianto SKM, Perawat Teladan, Yuli Yanawati, Bidan Desa Teladan, Riana Andika, Jurim Teladan Zuhdi AM Kep.

Kemudian, Puskesmas Berpestasi UPT Puskesmas Pengaringan, 4 Puskesmas yang sudah melaksanakan akreditasi, 5 Puskesmas yang melaksanakan program penyehatan lingkungan, 2 Puskesmas penyelenggara program penanggungan penyakit TB dan penyerahan mobil operasional dinas untuk UPTD Layanan Farmasi dari Bupati OKU. (had)

Publisher : Anton Wijaya

Anton Wijaya

Lihat Juga

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah di Talang Jawa Tak Pernah Diangkut Petugas

Lahat, KoranSN Sejumlah warga yang biasa beraktifitas di Jalan Letnan marzuki mengeluhkan tumpukan sampah di ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!