Dinkes PALI Temukan 10 Kasus Penderita Gizi Buruk

dr Eni Zatila.
dr Eni Zatila.

PALI, KoranSN

Dari catatan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten PALI, selama tahun 2015 lalu, sudah ada 9 kasus gizi buruk yang rata-rata penderitanya anak-anak, dan kebanyakan penyebabnya akibat kurangnya pengetahuan masyarakat akan pentingnya asupan gizi yang cukup bagi anaknya.

Terakhir, gizi buruk dialami Arya (18 bulan) anak dari Mariah (19) warga Desa Betung Kecamatan Abab Kabupaten PALI yang sekarang masih mendapat perawatan intensif di RSUD Talang Ubi.

Data itu dijelaskan langsung Kepala Dinkes PALI, dr Eni Zatila, MKm, Minggu (23/10/2016).

“Ada 7 kasus di kecamatan Talang Ubi, 2 kasus di Penukal dan satu lagi pasien Arya dari Abab yang baru masuk RSUD kemarin. Penyebabnya, akibat kurang asupan gizi karena kekurang tahuan orang tuanya,” jelas dr Eni.

Baca Juga :   Serahkan SK Plt Bupati Muara Enim, Herman Deru Ajak Juarsah Perangi Covid-19

Mantan Direktur RSUD Talang Ubi ini menambahkan, semua pasien penderita gizi buruk terus diawasi dan diberi makanan tambahan secara rutin serta pembekalan pengetahuan terhadap orang tuanya akan pentingnya asupan gizi terhadap anak.

“Rata-rata penderitanya dari golongan ekonomi menengah ke bawah, tapi bukan akibat kekurangan makan atau ketidakmampuan masyarakat memenuhi gizi bagi keluarganya. Hanya kurangnya pengetahuan bagaimana memberikan asupan gizi yang lengkap. Seluruh pasien kita beri makanan tambahan dan kita berikan perawatan serta pengawasan sampai pasien pulih,” bebernya.

Menurut dr Eni, hingga kini belum ada penderita gizi buruk yang meninggal dunia.

Baca Juga :   Si Jago Merah' Mengamuk di Kawasan SCP Lubuklinggau

“Alhamdulillah sampai saat ini tidak ada kasus gizi buruk yang meninggal. Karena setiap ada kasus tersebut, segera kita tangani dan kita fasilitasi untuk mendapat perawatan intensif. Kita juga terus sosialisasikan pentingnya asupan gizi lengkap terutama bagi anak-anak yang rentan terhadap kasus ini, agar kedepan tidak terdengar lagi adanya penderita gizi buruk,” harapnya. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

OKU Timur Kembali Raih WTP Delapan Kali Berturut-turut

Martapura, KoranSN Prestasi bidang pelaporan keuangan kembali di torehkan Kabupaten OKU Timur. Untuk kedelapan kali secara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.