Home / Gema Sriwijaya / Ogan Komering Ulu / Direktur PT Baitullah Segera Hadapi Tuntutan Jaksa

Direktur PT Baitullah Segera Hadapi Tuntutan Jaksa

Direktur PT Baitullah Segerah Hadapi Tuntutan Jaksa

Baturaja,KoranSN
Lama tak terdengar kabar dugaan kasus penipuan yang menimpa 64 calon jemaah umroh yang diduga dilakukan Direktur PT Baitullah H M Dino Suteja.
Rupanya dugaan kasus ini kini sudah di meja hijau  Pengadilan Negeri (PN) Baturaja. Bahkan pekan ini terdakwa dijadwalkan akan menghadapi tuntutan JPU, setelah Kamis lalu digelar sidang dengan menghadirkan saksi-saksi korban antara lain  Saiful Anwar, M Rasyid, Rusmiati, dan Rimawati.

Terdakwa HM Dino Suteja duduk di kursi pesakitan ruang sidang untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya atas keruigian moril dan materil ke 64 calon jemaah umroh OKU yang mengaku terlantar di Palembang tanpa kepastian berangkat menuju tanah suci. Dimana saat itu terjadi peristiwa penyanderaan Dino yang dilakukan calon jemaah umroh hingga ahirnya menyerahkan persoalan ini ke Polda Sumsel, lalu dikembalikan ke Polres OKU tempat awal kejadian perkara.

Persidangan terdakwa dipimpin Hakim Ketua Singgih Wahono SH yang juga wakil ketua Pengadilan Negeri Baturaja.Dalam persidangan sebelumnya dengan agenda keterangan saksi Saiful Anwar, M Rasyid, Rusmiati,

dan Rimawati. Di hadapan Majlis Hakim para saksi menceritakan awal mula pertemuan dengan HM Dino Sutejaa hingga menyetorkan uang hingga penundaan keberangkatan berkali-kali yang dijanjikan terdakwa.

Baca Juga :   4 Pembunuh Manager Bank Mandiri Divonis Berbeda

“Maret 2015 saya mendatangi kantor PT Baitullah di Jalan HS Siumanjuntak Baturaja untuk menanyakan perihal umroh dengan biaya Rp 29.750.000. Akhirnya beberapa hari kemudian, saya mendaftar. Kita dijanjikan manasi dilaksanakan bulan empat selama dua kali, dan katanya di bulan empat itu sudah diberangkatkan,” ungkap Saiful.

Lanjut Saiful, keberangkatan lalu diundur pada bulan Mei dirinya juga sudah melakukan manasik dan disuntik vaksin meningitis. Lagi-lagi, jadwal keberangkatan kembali diundur  terdakwa yang dijanjikan bulan Juni tahun 2015, kemudian tanpa alasan jelas jadwal keberangkatan diundur lagi bulan Desember  tahun 2015.

Menurut Saiful, Desember 2015 itu, para jemaah kembali melakukan manasik. Terdakwa Dino mengatakan, pada 27 Desember 2015, akan dilakukan pemberangkatan sebanyak 64 jemaah.

“Pada 29 Desember 2015 saya dan jemaah lain berkumpul di  kantor Baitullah untuk melakukan pemberangkatan. Namun di tengah perjalanan dari Prabumulih menuju Palembang kami diinapkan terlebih dahulu di Asrama Haji dengan alasan esok harinya  baru berangkat ke tanah suci,” paparnya.

Pada malam harinya, lanjut Saiful, jemaah dikumpulkan terdakwa di aula Asrama Haji dan diminta sumbangan sebanyak Rp 40 juta agar bisa berangkat umroh. Akhirnya jemaah memberikan sumbangan dan terkumpul dana Rp25 juta.

Baca Juga :   Korban Kebakaran di OKU Dapat Bantuan Bupati

Lalu keesokan harinya 31 Desember 2015 jemaah dikumpulkan lagi di aula dan mendapatkan penjelasan bahwa mereka akan di pulangkan ke Baturaja dengan alasan Jadwal keberangkatan di undur lagi. Mendengar hal itu jamaah tidak mau.

“Kita sempat ribut dengan terdakwa Dino, kami malu pak kalau pulang. Akhirnya kembali dijanjikan 7 Januari 2016 kita akan diberangkatkan. Tapi hingga 5 Januari tidak ada kejelasan berangkat atau tidak,” ujarnya.

Sementara saksi M Rasyid, Rusmiati dan Rimawati saat memberikan keterangan. Ketiganya mengungkapkan mendaftar pada Bulan November 2014 dan menyetor uang sebanyak Rp 25.750.000 dan dijanjikan  berangkat Pebruari 2015. “Kami diminta mundur lagi keberangkatanya Maret, lalu diundur lagi April, dan baru diberangkatkan ke Palembang Desember 2015 .

Saya terpaksa mengambil uang pensiun Pak, demi umroh ini. Tidak taunya jadi begini,” jelas M Rasyid.
Sedangkan terdakwa Dino Suteja yang ditanya Majlis Hakim menyangkut keterangan para saksi   tidak bisa membantah “Benar semua yang mulia,” kata Dino tertunduk lesu. (had)

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

Hari Ini Festival Danau Ranau Dibuka

Muaradua, KoranSN Hari ini, Rabu (3/7/2019) Festival Danau Ranau (FDR) akan dibuka langsung oleh Gubernur …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.