Dirut BSB dan Istri Positif Covid-19, Pastikan Pelayanan Terus Berjalan

Corporate Secretary Bank Sumsel Babel, Normandy Akil (kiri). (foto-dok/ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Kabar mengejutkan datang dari salah satu bank pembangunan daerah di Sumatera Selatan dan Bangka Belitung. Direktur Utama Bank Sumsel Babel (BSB), AS dan istri WR dinyatakan positif terpapar pandemi virus corona  (Covid-19).

Keduanya terpapar Covid-19 dengan status transmisi lokal. Diketahui saat ini Kota Palembang sudah dinyatakan zona merah, setelah ada 15 warga hari ini terpapar Covid-19 dengan status transmisi lokal.

“Iya, diinfokan secara lisan positif oleh pihak RS Siloam. Tetapi surat resmi yang tertulis sampai saat ini belum ada masih menunggu,” ujar Corporate Secretary Bank Sumsel Babel, Normandy Akil saat dihubungi via WA, Jumat malam (17/4/2020) sembari menambahkan terkait pelayanan dan operasional tetap berjalan seperti biasa.

Baca Juga :   Desain Pasar Cinde di Tinjau Ulang

Ia juga menitip doa dari seluruh kawan-kawan media agar Dirut dan istri segera sembuh.

“Dan kita semua tetap dilindingi Allah SWT. Amin,” harapnya.

Seperti diketahui, AS merupakan laki-laki berusia 55 tahun dengan alamat domisili Kota Palembang dan saat ini dirawat isolasi mandiri. Sementara WR merupakan perempuan berusia 55 tahun dengan alamat domisili Kota Palembang dan saat ini dirawat isolasi mandiri.

Terpisah, Juru Bicara (Jubir) Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri saat dikoonfirmasi terkait nama AS dan WR apakah termasuk dalam 17 pasien postif Covid-19 yang dinyatakan positif per tanggal 17 April 2020 mengatakan, jika nama kedua pasien tersebut memang ada dan keduanya tidak dirawat di rumah sakit hanya melakukan isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga :   Aksi May Day di Palembang, Ribuan Buruh Serbu Monumen Perjuangan Rakyat (FOTO)

“Dari 17 pasien yang baru dinyatakan positif Covid-19 ini kan hanya 3 pasien  dirawat di rumah sakit. Untuk 14 pasien lainnya, termasuk dua nama tersebut hanya diisolasi di rumah karena mereka tidak memiliki gejala,” ungkapnya.

Ditanya pekerjaan pasien AS dan WR? Dikatakan Yusri, jika pihaknya tidak mengetahui pekerjaan kedua pasien tersebut, karena dari data yang diterima pihaknya tidak ada data pekerjaan pasien.

“Kami tidak tahu pekerjaan keduanya apa, sebab data yang kami peroleh tidak menyebutkan pekerjaan pasien,” tutupnya. (ima/ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Divaksinasi, Sekda Kota Palembang: Sama Seperti Suntik Biasa

Palembang, KoranSN Guna memberantas dan bangkit melawan virus Covid 19, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.