Sabtu , Februari 16 2019
Home / Gema Sriwijaya / Diserang Tetelo, Ratusan Ayam di Mura Mati

Diserang Tetelo, Ratusan Ayam di Mura Mati

Petugas Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Musirwas tengah melakukan vaksinasi terhadap unggas ayam. (foto-ist)

Musirawas, KoranSN

Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Mura sejak terakhir belakangan ini mendapat laporan adanya ayam milik peternak mati mendadak akibat diserang penyakit tetelo.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Musirawas melalui Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dr Marzuki mengatakan, pihaknya mendapat laporan banyak ayam yang mati di wilayah Kecamatan Tugumulyo dan Megang Sakti. Diperkirakan, sudah ratusan ayam yang mati.

“Bisa jadi ratusan. Banyak laporan Tugumulyo, Megang Sakti ada juga,” ujarnya.

Penyebab matinya ayam tersebut dikarenakan diserang penyakit tetelo. Hal itu dikarenakan faktor cuaca yang saat ini tengah musim hujan, dan biasanya penyakit tetelo menyerang ayam pada saat musim hujan.

Baca Juga :   Kelurahan Taba Pingin Bakal Dijadikan Kampung Tertib Lalulintas

“Banyak mati karena musim hujan terakhir belakangan ini,” ungkapnya.

Marzuki mengaku, jika pihaknya tetap melakukan vaskinasi terhadap ayam-ayam peternak.

“Kita sediakan vaksinasi. Kita kalau ada kasus langsung ke lapangan, sekalian langsung memberikan penyuluhan,” terang dia.

Menurutnya, penyakit tetelo itu menular ke ayam yang lain. Penularannya di musim hujan bisa melalui kontak langsung, angin dan air. Karena itu, iamenimbau kepada peternak ayam untuk waspada penyakit tetelo.

“Sepanjang ini harus tetap waspada. Karena musim hujan. Tetelo sering menyerang di musim hujan,” ujarnya. (rif)

Baca Juga :   Muzakir Ingatkan Makanan Jangan Dicampur Formalin
Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pisau dan Golok Corak Batik Duren Lubuklinggau Tembus Pasar Nasional

Lubuklinggau, KoranSN Kerajinan pisau dan golok dengan corak batik motif duren khas Lubuklinggau tembus pasar ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.