Ditikam Rekan Sendiri, Usus Juru Parkir Terburai

pengaduan – Adik korban saat membuat pengaduan di SPK Terpadu Polresta Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

M Abdullah (31), seorang juru parkir di kawasan Jalan Perintis Kemerdekaan, Selasa siang (11/7/2017) dilarikan pihak keluarganya ke ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSMH Palembang karena mengalami luka yang cukup serius, setelah ususnya terburai akibat ditikam senjata tajam oleh pelaku yang tak lain masih rekan korban.

Menurut kesaksian adik korban, Rohaya, penikaman yang menimpa saudaranya tersebut bermula saat pelaku yang kini masih diburu polisi tersebut hendak ‘memalak’ (memaksa minta uang) ke korban sebesar Rp 5 ribu.

Namun, lanjut Rohaya, korban yang tak memiliki uang lantas tidak menuruti kehendak pelaku. Hal itu membuat pelaku geram dan langsung mengeluarkan sebilah pisau dibalik punggungnya, hingga menikamkannya secara membabi buta ke arah perut korban.

“Kakak saya yang tak menyangka jika akan ditikam pelaku, lantas tak bisa menghindar. Pelaku yang seperti kerasukan, secara membabi buta menikamkan tubuh kakak saya. Kakak saya terkapar bersimbah darah dengan kondisi usus terburai,” jelasnya di depan petugas saat membuat pengaduan di SPK Terpadu Polresta Palembang.

Baca Juga :   Keterangan Saksi Jadi Kunci Ungkap Tersangka Baru Kasus Banyuasin

Dilanjutkan Rohaya, menurut cerita para saksi yang melihat kejadian, penikaman yang dilakukan pelaku disebabkan permasalahan sepele, dimana pelaku ‘memalaki’ korban dengan alasan meminta uang kepada korban untuk tambahan beli miras dan rokok.

“Korban dan pelaku ini, sama-sama juru parkir di depan salah satu kantor operator di Jalan Perintis Kemerdekaan. Kakak saya ini sering dimintai uang oleh pelaku, karena tak mau ribut kakak saya terkadang memberikan uang yang diminta pelaku. Namun hari ini, mungkin korban kesal selalu dipalaki hingga tak memberikan uang yang diminta pelaku,” ujarnya.

Menurut cerita adik korban ini, pelaku sebelum menjadi juru parkir diduga juga pernah melakukan aksi perampokan dan pencurian. Tak hanya itu, pelaku juga pernah dipenjara karena kasus narkoba.

“Pelaku ini preman, dia juga sering merampok dan maling. Tak hanya itu, pelaku juga pernah dipenjara karena jual sabu. Tolong Pak! Pelakunya ditangkap, karena atas perbuatan pelaku ini kakak saya kritis dan harus dilarikan ke rumah sakit,” tutur adik korban, berharap agar polisi secepatnya menangkap pelaku.

Baca Juga :   Lagi, KPK Periksa Saksi Dugaan Suap Proyek Bupati Banyuasin

Tak hanya itu, dijelaskan wanita yang tinggal di Jalan Perintis Kemerdekaan Lorong Karyawan ini, selain saudaranya, pelaku juga sering ‘memalak’ orang lain dan sejumlah warung rokok yang ada di lokasi tempatnya memarkirkan kendaraan.

“Pelaku ini dikenal sudah sangat meresahkan, tak hanya kami, orang lain pun sering dipalaki!,” ujarnya.

Sementara Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, setelah menerima laporan dari keluarga korban, pihaknya langsung menyisir lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.

“Laporan korban sudah kita terima, dan saat ini anggota kita di lapangan sedang memburu pelaku,” tandasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Lakukan Penyidikan Dugaan Korupsi di PT Asuransi Jasindo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi, terkait jasa konsultasi bisnis …