Kamis , November 15 2018
Home / Headline / Divonis Seumur Hidup, Perampok Toke Kopi Pagaralam Pikir-Pikir

Divonis Seumur Hidup, Perampok Toke Kopi Pagaralam Pikir-Pikir

Tersangka Misgianto alias Belawong, I Gusti Komang dan Eko Riadi saat diamankan di Polda Sumsel beberapa waktu yang lalu. (foto-ferdinand/koransn.com)

Pagaralam, KoranSN

Eko Riadi dan I Gusti Komang, terdakwa kasus perampokan Toke Kopi Bandar yang menewaskan Darul Kutni menyatakan pikir-pikir usai divonis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Pagaralam dengan pidana penjara seumur hidup.

Hal tersebut terungkap dalam persidangan empat terdakwa kasus perampokan yang menewaskan Darul Kutni, yakni; Misgianto alias Belawong, I Gusti Komang, Eko Riadi dan Safarudin, Selasa (3/4/2018) di Pengadilan Negeri Kota Pagaralam.

Sidang tersebut dipimpin langsung oleh Hakim Ketua, Agung Hartato SH MH dengan dua Hakim Anggota, Ragen Anggara Kurniawan SH MH dan M Alwi SH.

Jaksa Penuntut Umum (JPU), Welly Pramudya SE SH mengatakan, tuntutan dari JPU untuk semua tersangka seumur hidup dan hasil putusan hakim menguatkan tuntutan seumur hidup.

“Ada dua terdakwa yakni Eko Riadi dan I Gusti Komang masih pikir pikir dengan vonis dan diberi waktu selama tujuh hari dan belum menerima hasil putusan, sedangkan dua orang lainya yakni; Safarudin dan Misgianto alias Belawong menerima vonis seumur hidup hakim,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, perampok berjumlah tujuh orang, Sabtu 6 Agustus 2017 sekitar pukul 02.30 WIB telah melakukan aksi perampokan di kediaman korban Darul Kutni, di RT 03 RW 01 Kelurahan Kance Diwe Kecamatan Dempo Selatan Kota Pagaralam. Dalam perampokan tersebut para perampok menyekap dan menganiaya semua penghuni rumah hingga menembak mati korban Darul Kutni.

Tersangka Safarudin saat diamankan di Polda Sumsel.

Adapun modus perampok dalam melancarkan aksinya yakni dengan mengepung rumah korban, kemudian mendobrak pintu rumah. Lalu para perampok masuk ke dalam rumah korban dan menembak korban Darul Kutni. Setelah itu kawanan perampok ini mengambil uang Rp 500 juta milik korban yang merupakan uang hasil penjualan kopi.

Dari hasil penyelidikan polisi, Kamis 9 November 2017 tiga tersangka berhasil ditangkap, mereka yakni; Misgianto alias Blewong (33), warga Dusun IV Tri Tunggal Desa Bentayan Kecamatan Tungkal Banyuasin, Eko Riyadi (30), warga Jalan Tebat Serai Kelurahan Kota Medan Kabupaten Manna Provinsi Bengkulu dan tersangka Gusti alias Komeng, (35), warga Desa Lubuk Seburuk Kecamatan Lempuing Jaya OKI.

Kemudian, Kamis 30 November 2017 pukul 03.00 WIB, polisi menangkap Saparudin alias Wak Sapar di kediamannya di Desa Sira Pulau Klip Kecamatan Rantai Alai Kabupaten Ogan Ilir. Dengan tertangkapnya para tersangka tersebut maka saat ini masih ada tiga pelaku lainnya yang masih dikejar oleh pihak kepolisian.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara sebelumnya mengatakan, jumlah tersangka dalam kasus perampokan dan pembunuhan toke kopi Pagaralam yakni tujuh orang pelaku. Sedangkan yang kini telah ditangkap berjumlah empat tersangka.

“Jadi masih ada tiga pelaku lainnya yang masih diburu oleh anggota kepolisian,” kata Kapolda. (asn/ded)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Kembalikan Kerugian Negara Tidak Hapus Pidana Terdakwa Dugaan Korupsi Lift BPKAD

Palembang, KoranSN Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Palembang, Andi Andri Utama, Rabu (14/11/2018) mengungkapkan, salah ...

error: Content is protected !!