Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020

DKP: 1500 Benih Kakap Putih Ditebar di Mulut Seribu

Kawasan budidaya perikanan di perairan Mulut Seribu, Kabupaten Rote Ndao, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (Foto/Istimewa)

Kupang, KoranSN

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ganef Wurgiyanto, mengemukakan budidaya ikan kakap putih di wilayah perairan Mulut Seribu Kabupaten Rote Ndao yang dimulai sejak akhir 2018 lalu tinggal menunggu waktu panen.

“Ada sekitar 1.500 benih yang sudah kita tebar di Mulut Seribu dan sekarang tinggal menunggu panen pertama,” katanya kepada Antara di Kupang,Rabu (18/9/2019).

Ia mengemukakan hal itu berkaitan dengan perkembangan program budidaya ikan yang dilakukan Pemerintah Provinsi NTT di wilayah perairan Mulut Seribu Kabupaten Rote Ndao.

Baca Juga :   Warga Bengkulu Swadaya Kembangkan Wisata Pemandian Air Panas

Hasil budidaya ikan kakap tersebut akan dipanen pada Desember 2019 mendatang.

“Jadi ini sebagai pilot project ketika hasilnya sesuai harapan maka ke depan pemerintah akan mengintervensi lebih lanjut,” katanya.

Mantan Kepala Bidang Perikanan Tangkap DKP Provinsi NTT itu meyakini hasil budidaya ikan di Mulut Seribu bisa melimpah karena didukung kondisi alam dan cuaca yang bagus.

Budidaya ikan di daerah itu, lanjutnya, bahkan bisa dilakukan saat musim angin barat atau cuaca buruk di wilayah perairan.

“Karena itu ke depan pasti kita bisa sampai beberapa kali dalam setahun karena saat kemarau atau musim hujan juga bisa dilakukan,” katanya.

Baca Juga :   KEK Singhasari Dorong Malang Raya Jadi Destinasi Wisata Internasional

Ia menambahkan, pemerintah provinsi memberikan perhatian serius untuk pengembangan kawasan Mulut Seribu karena selain untuk perikanan perikanan juga memiliki potensi pariwisata yang besar.

Di antaranya berupa wisata alam dengan gugusan pulau-pulau kecil yang dihubungkan laut yang jernih serta keindahan bawa laut yang cocok untuk aktivtias wisata menyelam.

“Karena itu pemerintah mengkolaborasikan potensi kelautan dan perikanan dengan pariwisata yang saat ini sedang dibangun di sana,” katanya. (Antara/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pemkab Kulon Progo Kembangkan Pantai Glagah Sebagai Kawasan Konservasi

Kulon Progo, KoranSN Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, akan mengembangkan Pantai Glagah sebagai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.