Home / Gema Sriwijaya / Dodi Reza Nilai Skema Penawaran PJU Layak Dijajaki

Dodi Reza Nilai Skema Penawaran PJU Layak Dijajaki

Bupati H Dodi Reza Alex saat rapat bersama pihak PT Generasi Bangsa Indonesia. (foto-ist)

Sekayu, KoranSN

Bupati Musi Banyuasin (Muba), H Dodi Reza Alex mendengarkan langsung paparan Kerjasama Pembangunan Badan Usaha (KPBU) Untuk Penerangan Jalan Umum (PJU) oleh PT Generasi Bangsa Indonesia (PT.GESINDO) di Ruang Rapat Bupati, Kamis (11/7/2019).

Dalam acara itu Bupati Dodi Reza Alex didampingi Sekretaris Daerah Drs H Apriyadi MSi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Muba serta Kepala Dinas PUPR Bappeda dan DLH.

Menurut Bupati, hal ini konsepnya menguntungkan karena membangun infrastruktur penerangan jalan dengan tidak menggunakan APBD, tapi nantinya harus dibayar juga. Dengan demikan maka keuntungan Pemkab Muba yakni bisa mempercepat pergantian lampu jalan dan bisa memasang PJU ke daerah-daerah di Muba yang belum ada PJU.

“Dari hasil paparan skema ini baru dan layak untuk dijajaki, tinggal kita caseflow nanti bagaimana pembayarannya. Jadi, silahkan dikaji seberapa besar keuntungan kita dalam mempercepat penerangan jalan ke seluruh wilaya Muba. Konsep seperti ini sebetulnya kreatif, yakni dengan cara terobosan pembiayaannya nanti, sehingga APBD sekarang bisa pemerintah gunakan untuk pembangunan yang lainnya. Coba pelajari terlebih dahulu, kalau ini memang menguntungkan pemerintah dan pihak badan usaha kenapa tidak, karena sekarang pemerintah Nasional juga menggunakan sistem availability payment guna mempercepat pembangunan daerah,” ucap Dodi.

Baca Juga :   PAN Bantu Korban Kebakaran di Desa Batu Ampar

Perwakilan PT Generasi Bangsa Indonesia (Gasindo), Aria menjelaskan, bahwa KPBU ini fokus untuk penggantian lampu penerangan jalan umum, fasilitas umum dan perkantoran Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin dengan Metoda EPC atau pembiayaan bertahap selama 5 hingga 20 tahun.

“Kami selaku perusahaan pemrakarsa yang menawarkan jasa penggantian menyeluruh lampu PJU dengan Metode EPC atau pembayaran bertahap yang menjamin biaya energi yang rendah, biaya investasi, biaya perawatan dan teknologi smartcity untuk PJU,” paparnya.

Dijelaskannya, kerjasama ini memegang prinsip saling menguntungkan dan apabila study energi menghasilkan angka negatif atas ROI proyek pergantian lampu penerangan, maka Pemkab Muba dibebaskan dari segala biaya study energi yang dikeluarkan PT Generasi Bangsa Indonesia. Namun apabila ROI-nya angka positif, maka seluruh biaya yang dikeluarkan akan mengikuti ketentuan Perpres Nomor 38 Tahun 2015 tentang Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha dalam Penyediaan Infrastruktur.

Baca Juga :   Terkenal Rawan Karhutla, OKI Kini Tanpa Titik Api

“Ini merupakan solusi pembiayaan terbaik untuk mengurangi pemakaian energi tanpa mengurangi kualitas dan standar pencahayaan yang ada,” paparnya.

Menanggapi persentasi tersebut, Sekda Muba Drs Apriyadi MSi mengatakan, Pemkab Muba menginginkan lampu jalan dinikmati semua masyarakat Muba yang kenyataan di lapangan banyak lampu tidak hidup (rusak tidak dilaporkan), sehingga merugikan pemerintah yang setiap bulan membayar tagihan PLN berdasarkan jumlah titik lampu bukan jumlah pemakaian.

“Seteleh mendengar persentasi tadi, kami tertarik membangun bekerjasama dengan PT Gasindo dikarenakan tidak membebani APBD. penawaran yang diajukan ini akan kami dipelajari dahulu,” katanya.

Apriyadi meminta rencana kerjasama ini dibicarakan terlebih dahulu secara detail dan jika sepakat akan ditindaklanjuti dengan penandatangan MOU antara Bupati Muba dengan PT Gasindo. (tri)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Masyarakat Kecewa, Dua Hari Temui Bupati Tetap Gagal

Muratara, KoranSN Puluhan masyarakat Desa Bina Karya SP 5, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musi Rawas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.