Dokter Jamhari Meninggal Karena Penyakit Jantung

Diungkapkannya, berdasarkan hasil dari koordinasi dengan Komnas KIPI (Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) jika untuk dampak dari vaksinasi jedah waktunya hanya terjadi 1 jam sampai 2 jam usai disuntik vaksin.

“Sedangkan untuk Dokter Jamhari Farzal ini, ditemukan meninggal dunia setelah lebih dari 24 jam divaksin. Dari itu kematian korban tidak ada kaitannya dengan vaksinasi,” paparnya.

Masih dikatakannya, bahkan dari olah TKP yang dilakukan ditemukan sejumlah fakta jika korban meninggal dunia karena serangan penyakit jantung yang diderita oleh korban.

Baca Juga :   Bidik Tersangka Dugaan Korupsi di Ogan Ilir, Kejati Periksa Kadis PUPR dan Kontraktor

“Dimana ketika ditemukan korban dalam kondisi tangan kanannya memagang dada sebelah kiri, dan di dekat korban didapati obat berbentuk kapsul yang merupakan obat jantung. Kemudian hasil visum diketahui jika ada kebiruan di wajah, bibir, muka dan tubuh korban. Lalu, diketahui juga jika sekitar tiga bulan yang lalu korban sempat berobat ke dokter jantung. Dari itulah Dokter Jamhari Farzal meninggal dunia karena sakit jantung,” jelasnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Lagi, Para Saksi Dugaan Korupsi Masjid Sriwijaya Diagendakan Dipanggil Kejati

Palembang, KoranSN Setelah minggu lalu sejumlah mantan pejabat Pemprov Sumsel, diantaranya Akmad Najib (mantan Asisten …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.