Home / Lacak / Dompet Polisi Bawa Rustam ke Penjara

Dompet Polisi Bawa Rustam ke Penjara

Dompet polisi Bawa Rustam ke Penjara

Palembang,KoranSN
Terlibat aksi penggelapan, Rustam Ependi warga Jalan Talang Kerangga, Lorong Darma Bhakti, No 386 RT 22, Kelurahan 30 Ilir Kecamatan IB II, Kamis (14/4/2016) diringkus anggota Satreskrim unit Pidum Polresta Palembang.

Tak tanggung-tanggung aksi penggelapan yang dilakukan tersangka Rustam ini, menyasar seorang polisi yang berpangkat Bripda dan berdinas di Polsek IT I, beberapa waktu lalu.Dengan tangan terborgol Rustam berkelit jika semua tuduhan yang ditujuhkan padanya sama sekali tak benar.

Menurutnya kejadian sebenarnya terjadi, Senin silam (15/2/2016), saat ia sedang nongkrong di kawasan dekat Pasar Burung cinde, saat asyik berdiri sambil melihat-lihat hewan yang terpajang, taklama datanglah becak motor (bentor) yang melintas didepannya.

Dilanjutkannya, saat itu bentor tersebut berhenti tepat dihadapannya. Dan pengemudi bentor yang tak dikenalnya tersebut turun dari bentornya, mengambil dompet yang tergeletak di jalan. Merasa sudah lama berdiri di lokasi, membuatnya tak terima hingga ia meminta bagian uang dari pengemudi yang menemukan dompet milik polisi tersebut.

Baca Juga :   BNN Temukan Ladang Ganja 1 Hektare di Muratara

“Saya melihat pengemudi itu ambil dompet, saya pun langsung menghampiri pengemudi bentor itu, untuk meminta uang bagian atas penemuan dompet milik polisi itu. Ketika kami membukanya, isi uang dalam dompet tersebut sebanyak Rp 400 ribu. Lalu, uangnya kami bagi dua, selain uang, di dalam dompet itu juga ada STNK, KTA Polri, KTP, dan sejumblah ATM,” kata Pendi.

Mengetahui dompet tersebut milik polisi, pengemudi bentor lantas memberikan dompet itu ke Rustam, karena bingung mau dikemanakan dan takut ketahuan membuat Rustam lantas berpikiran membuang dompet itu, ke Sungai Musi.

Baca Juga :   Kedapatan Membawa Senpi dan Sajam Warga Jejawi Diamankan

“Di situ saya tahu kalau dompet tersebut milik anggota kepolisian Polsek IT I. Saya juga masih bingung mau membuangnya, saya mengurungkan niat untuk buang dompet itu, dan ingin mengembalikan dompet tersebut kepada pemiliknya. Namun, karena hujan di malam hari dan ada hiburan organ tunggal di kampung, uang Rp 200 ribu itu habis saya pakai foya-foya. Saya tidak bersalah Pak! Karena bukan saya yang mengambil dompet itu, melainkan tukang bentor itu yang mengambil dompetnya,” ungkap buruh bangunan ini.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Marully Pardede membenarkan adanya penangkapan terhadap tersangka Rustam Efendi tersebut.”Tersangka saat ini sedang dalam proses penyidikan guna menangkap pelaku lain yang identitasnya sudah kita ketahui. Untuk tersangka akan kita kenakan pasal 372 KUHP tentang penggelapan,” tandasnya. (den)

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

Oknum PNS di Musirawas Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pembakaran Lahan

Musirawas, KoranSN Seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Musirawas, Sirtani (54) ditetapkan sebagai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.